
Pantau - Ganda putri Jepang Yuki Fukushima dan Mayu Matsumoto mengaku terkesan dengan dukungan penonton di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, setelah menjuarai Indonesia Open 2026 pada Minggu (7/6).
Pasangan Jepang tersebut meraih gelar juara setelah mengalahkan unggulan pertama asal China, Liu Sheng Shu dan Tan Ning, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-15, 18-21, dan 21-18 pada partai final.
Dukungan Penonton Jadi Pengalaman Berkesan
Fukushima mengungkapkan atmosfer Istora selalu menghadirkan tantangan tersendiri bagi para pemain yang bertanding.
Ia mengatakan, "Main di Istora sebenarnya lumayan sulit. Apalagi kalau melawan pemain Indonesia, terkadang suara shuttlecock tidak terdengar karena suasananya sangat ramai. Tapi hari ini kami merasa banyak yang meneriakkan nama kami."
Menurut Fukushima, dukungan dari penonton tetap mengalir meski mereka melakukan kesalahan selama pertandingan berlangsung.
Ia mengungkapkan, "Waktu kami melakukan kesalahan pun ternyata tetap didukung. Jadi bagi saya sangat menyenangkan bisa bertanding di Istora."
Menang Lewat Pertarungan Mental
Kemenangan Fukushima dan Matsumoto tidak diraih dengan mudah karena mereka sempat kehilangan gim kedua dan tertinggal 12-15 pada gim penentuan.
Pasangan Jepang itu kemudian bangkit untuk menyamakan kedudukan menjadi 16-16 sebelum mengambil alih kendali pertandingan hingga memastikan gelar juara.
Matsumoto menilai laga final melawan Liu dan Tan lebih banyak ditentukan oleh kekuatan mental kedua pasangan.
Ia mengatakan, "Menurut saya pertandingan hari ini adalah pertandingan mental. Siapa yang bisa mengatasi tekanan akan menjadi pemenang. Hari ini pertandingan yang sulit dan kami senang bisa menang."
Matsumoto juga menjelaskan bahwa mereka menerapkan strategi lebih agresif saat menghadapi pasangan China yang dikenal memiliki permainan menyerang.
Ia mengungkapkan, "Kami sudah sering bertemu mereka. Kalau kami terlalu banyak bertahan, kami akan terus ditekan. Karena itu kami berusaha lebih banyak bergerak ke depan dan menyerang. Strategi itu berjalan dengan baik."
Gelar Indonesia Open 2026 menjadi kemenangan kedua Fukushima dan Matsumoto atas Liu dan Tan dari lima pertemuan, sekaligus memperbaiki rekor pertemuan mereka menjadi 2-3.
- Penulis :
- Aditya Yohan





