
Pantau - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi DKI Jakarta melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan prestasi olahraga disabilitas sekaligus melakukan evaluasi program dan memperkuat koordinasi organisasi dalam mendukung pembinaan atlet.
Penguatan Pembinaan dan Sinergi Pemangku Kepentingan
Kepala Humas NPC Indonesia Heri Isranto menyampaikan mewakili sambutan Ketua NPCI Senny Marbun bahwa keberhasilan pembinaan atlet disabilitas memerlukan kolaborasi berbagai pihak.
“Keberhasilan pembinaan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara NPCI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.
Heri menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat penting dalam bentuk kebijakan yang mendukung pembinaan atlet disabilitas secara berkelanjutan.
Ia menambahkan bahwa penyediaan sarana dan prasarana yang mudah dijangkau serta dukungan anggaran yang memadai menjadi faktor penting dalam pengembangan olahraga prestasi disabilitas.
“Dengan dukungan yang kuat, saya yakin atlet-atlet disabilitas DKI Jakarta mampu memberikan prestasi terbaik dan membawa kebanggaan bagi daerah,” ujarnya.
Menurut Heri, Jakarta memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet paralimpik berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional karena didukung fasilitas olahraga, pusat-pusat pelatihan, dan kemampuan fiskal daerah.
Fokus Persiapan Asian Para Games dan Capaian Peparnas
Saat ini NPCI memfokuskan persiapan menghadapi Asian Para Games yang akan berlangsung di Jepang pada Oktober 2026 sebagai tantangan sekaligus peluang bagi atlet Indonesia untuk menunjukkan kemampuan di tingkat Asia.
Heri menegaskan seluruh daerah termasuk DKI Jakarta diharapkan terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara terencana dan berkesinambungan guna menghadapi ajang tersebut.
Pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 di Solo, Jawa Tengah, kontingen DKI Jakarta menempati peringkat ketiga dengan perolehan 39 medali emas, 29 medali perak, dan 36 medali perunggu.
Atlet-atlet DKI Jakarta juga berhasil memecahkan rekor pada cabang para atletik, para menembak, dan para renang.
Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian di Peparnas 2024, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dengan total dana sebesar Rp54.416.750.000.
- Penulis :
- Shila Glorya





