
Pantau - TVRI Stasiun Kalimantan Utara menggelar nonton bareng pertandingan Piala Dunia 2026 antara Maroko melawan Brasil di kawasan Car Free Day Tebu Kayan, Tepian Sungai Kayan, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, pada Minggu pagi, 14 Juni 2026, yang dihadiri masyarakat serta sejumlah pejabat daerah dan berakhir dengan skor imbang 1-1.
Nobar Piala Dunia Ramaikan Tebu Kayan
Bupati Bulungan Syarwani turut hadir menyaksikan pertandingan bersama masyarakat di kawasan Tepian Sungai Kayan.
Syarwani menyampaikan apresiasi kepada TVRI atas penyelenggaraan kegiatan tersebut dengan mengatakan, "Saya senang dan terima kasih kepada TVRI menyelenggarakan nobar ini. Jadi di samping kita berolahraga, kita juga sekaligus menikmati kuliner di Tepian Sungai Kayan."
Menurut Syarwani, ajang sepak bola empat tahunan itu dapat menjadi sarana pemersatu masyarakat, khususnya bagi para pencinta sepak bola di Kabupaten Bulungan.
Ia juga menilai kegiatan nonton bareng memberikan dampak positif terhadap meningkatnya keramaian di kawasan Car Free Day Tebu Kayan.
Selain Bupati Bulungan, acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Bulungan Riyanto dan sejumlah pejabat instansi vertikal dari tingkat provinsi maupun kabupaten yang mengikuti pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan.
Dorong Perputaran Ekonomi Pelaku UMKM
Syarwani menyebut kehadiran masyarakat dalam jumlah besar dapat menggerakkan aktivitas ekonomi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di lokasi.
Ia mengungkapkan, "Dengan adanya nobar ini tentu menjadi bagian yang menggerakkan para pengusaha UMKM Kabupaten Bulungan. Mudah-mudahan selama piala dunia, setiap hari Minggu tetap dilaksanakan nobar hingga selesai piala dunia."
Mengenai tim favoritnya, Syarwani mengatakan, "Sebenarnya di antara Maroko dan Brasil bukan unggulan saya, karena memang ada satu negara yang insya Allah prediksi saya bisa tampil minimal di partai final Piala Dunia Tahun 2026."
Ia menambahkan harapannya terhadap penyelenggaraan siaran berikutnya dengan menyampaikan, "Kita tunggu nanti, kita nonton bersama-sama, mudah-mudahan TVRI bisa menyiarkan secara langsung juga melalui kegiatan nobar yang dilaksanakan. Kalau saya prediksi Portugal."
Salah seorang pelaku UMKM bernama Sinta mengaku memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut.
Sinta mengatakan, "Alhamdulillah nobar piala dunia membawa berkah dengan banyaknya dagangan saya yang laku. Mudah-mudahan Minggu depan ada lagi nobar di Tebu Kayan."
Menurut Sinta, meningkatnya jumlah pengunjung membuat penjualan jajanan tradisional menjadi lebih ramai.
Pengunjung lain bernama Agung turut memberikan apresiasi dengan menyampaikan, "Keren ini karena nobarnya di kawasan Tebu Kayan, jadi bisa sambil kulineran dan olahraga dengan menikmati aktivitas masyarakat di Sungai Kayan."
Kegiatan nonton bareng tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas olahraga, wisata kuliner, serta meningkatkan perputaran ekonomi pelaku UMKM di kawasan Tepian Sungai Kayan.
- Penulis :
- Gerry Eka





