HOME  ⁄  Olahraga

Timnas Voli Putri Indonesia Menutup AVC Women's Volleyball Cup 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan atas Australia

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Timnas Voli Putri Indonesia Menutup AVC Women's Volleyball Cup 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan atas Australia
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Bola voli putri)

Pantau - Timnas bola voli putri Indonesia menutup kiprah di AVC Women's Volleyball Cup 2026 dengan kemenangan 3-0 atas Australia pada laga perebutan peringkat kelima yang berlangsung di Candon City, Ilocos Sur, Filipina, pada Minggu, 14 Juni 2026, melalui skor 25-13, 25-19, dan 26-24.

Indonesia Tampil Dominan hingga Mengunci Posisi Kelima

Sejak awal pertandingan, Tim Merah Putih tampil dominan dan langsung mengendalikan jalannya laga pada set pertama.

Indonesia berhasil unggul jauh sebelum menutup set pembuka dengan kemenangan telak 25-13.

Pada set kedua, Tisya Amallya Putri dan rekan-rekannya kembali menunjukkan serangan yang efektif serta pertahanan yang solid.

Permainan konsisten tersebut membawa Indonesia mengamankan set kedua dengan skor 25-19 dan semakin dekat dengan kemenangan straight set.

Australia memberikan perlawanan lebih sengit pada set ketiga dengan saling kejar angka hingga memasuki poin-poin krusial.

Indonesia tetap tenang pada momen penentuan dan berhasil menutup set ketiga dengan skor 26-24 sehingga memastikan kemenangan 3-0 tanpa kehilangan satu set pun.

Berdasarkan statistik pertandingan, Indonesia mencatatkan 44 attack dan enam blok, sedangkan Australia membukukan 26 attack dan 12 blok sepanjang pertandingan.

Perjalanan Indonesia di Turnamen

Hasil tersebut memastikan Indonesia mengakhiri AVC Women's Volleyball Cup 2026 di peringkat kelima setelah gagal lolos ke babak perebutan medali.

Turnamen yang berlangsung pada 6–14 Juni 2026 itu diikuti oleh 12 negara dan menjadi ajang penting bagi negara-negara Asia dan Oseania untuk meningkatkan daya saing, meraih prestasi, serta mengumpulkan poin peringkat dunia.

Pada babak penyisihan Grup B, Indonesia menempati posisi ketiga dengan catatan tiga kemenangan dan dua kekalahan.

Dua kekalahan Indonesia terjadi saat menghadapi Kazakhstan dan Vietnam pada dua pertandingan awal.

Setelah itu, Indonesia bangkit dengan mengalahkan Hong Kong, Uzbekistan, dan Lebanon.

Rekor tiga kemenangan dan dua kekalahan memastikan Indonesia finis di posisi ketiga Grup B serta berhak tampil pada pertandingan perebutan peringkat kelima.

Kesempatan tersebut berhasil dimanfaatkan Indonesia dengan mengalahkan Australia secara meyakinkan untuk menutup turnamen di posisi kelima.

Penulis :
Gerry Eka