HOME  ⁄  Olahraga

Jepang Hadapi Ujian Berat Melawan Belanda pada Laga Pembuka Grup F Piala Dunia 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Jepang Hadapi Ujian Berat Melawan Belanda pada Laga Pembuka Grup F Piala Dunia 2026
Foto: (Sumber : Grafik ilustrasi pertandingan penyisihan Grup F Piala Dunia 2026 antara Belanda melawan Jepang yang dijadwalkan berlangsung di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026) waktu setempat)

PANTAU - Jepang akan menghadapi tantangan berat saat melawan Belanda pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium pada Senin WIB dalam pertandingan yang diperkirakan berlangsung ketat dan berpengaruh besar terhadap persaingan menuju fase gugur.

Jepang Datang dengan Modal Kuat Meski Kehilangan Wataru Endo

Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang sama-sama tampil meyakinkan sepanjang babak kualifikasi menuju Piala Dunia 2026.

Jepang menjadi negara pertama di luar tiga tuan rumah yang memastikan tiket ke putaran final setelah tampil dominan di kualifikasi zona Asia.

Turnamen ini juga menjadi penampilan kedelapan secara beruntun bagi Samurai Blue di ajang Piala Dunia dengan target melampaui pencapaian terbaik yang sejauh ini hanya mencapai babak 16 besar.

Namun, persiapan tim asuhan Hajime Moriyasu terganggu setelah kehilangan kapten sekaligus gelandang bertahan andalan, Wataru Endo, yang dipastikan absen akibat cedera kaki dan harus mengakhiri karier internasionalnya menjelang putaran final.

Absennya Endo membuat Jepang kini mengandalkan generasi baru yang dipimpin Takefusa Kubo untuk mempertahankan momentum positif sejak Piala Dunia 2022.

Pada edisi sebelumnya di Qatar, Jepang mencatat kemenangan atas Jerman dan Spanyol di fase grup sebelum tersingkir melalui adu penalti melawan Kroasia pada babak 16 besar.

Belanda Incar Awal Positif demi Buka Peluang ke Fase Gugur

Belanda lolos ke Piala Dunia 2026 sebagai juara grup di zona Eropa tanpa menelan satu pun kekalahan dan datang dengan ambisi mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia setelah tiga kali menjadi finalis.

Pelatih Ronald Koeman harus melakukan perubahan skuad pada saat-saat terakhir setelah bek Jurrien Timber dicoret akibat cedera pangkal paha.

Sebagai pengganti, Belanda memanggil Lutsharel Geertruida untuk memperkuat lini pertahanan.

Meski kehilangan Timber, Oranje tetap memiliki fondasi kuat melalui perpaduan pemain berpengalaman dan talenta yang telah matang di kompetisi elite Eropa, termasuk sejumlah pemain yang rutin tampil di Liga Champions.

Laga ini juga menjadi ulangan pertemuan kedua tim pada Piala Dunia 2010 ketika Belanda menang 1-0 melalui gol Wesley Sneijder sebelum melaju hingga partai final.

Hasil pertandingan diperkirakan akan sangat memengaruhi persaingan di Grup F yang juga dihuni Swedia dan Tunisia karena kemenangan pada laga pembuka dapat menjadi modal penting untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Di atas kertas, Belanda sedikit lebih diunggulkan berkat pengalaman dan kualitas individu para pemainnya, namun Jepang telah berulang kali menunjukkan kemampuan menciptakan kejutan saat menghadapi tim-tim besar.

Penulis :
Gerry Eka