
Pantau - Pelatih timnas Jepang Hajime Moriyasu mengungkapkan bahwa persiapan matang dan permainan agresif menjadi faktor utama di balik kemenangan telak 4-0 atas Tunisia pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, pada Minggu WIB.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan terbesar Jepang sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia sejak debut pada 1998.
Moriyasu mengatakan, "Kami melakukan persiapan dengan baik sesuai dengan apa yang ingin kami lakukan dan bermain secara agresif."
Jepang membuka keunggulan melalui Daichi Kamada pada menit ke-4.
Ayase Ueda kemudian mencetak dua gol pada menit ke-31 dan ke-84.
Satu gol lainnya disumbangkan Junya Ito pada menit ke-69.
Hasil 4-0 itu melampaui rekor kemenangan terbesar Jepang sebelumnya di Piala Dunia yang hanya tercipta dengan selisih dua gol.
Pada Piala Dunia 2002, Jepang mengalahkan Tunisia dengan skor 2-0.
Pada Piala Dunia 2010, Jepang menundukkan Denmark dengan skor 3-1.
Moriyasu memuji kontribusi staf pelatih yang dinilai berhasil mempersiapkan tim secara optimal sebelum pertandingan.
Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi taktik dengan baik sepanjang laga.
Moriyasu mengatakan, "Selama masa persiapan, staf pelatih menjelaskan dengan sangat jelas apa yang harus kami lakukan, sehingga para pemain mampu menampilkan kemampuan terbaik mereka di lapangan."
Permainan agresif yang diperagakan Jepang sejak awal pertandingan membuat Tunisia kesulitan mengembangkan permainan.
Efektivitas penyelesaian peluang juga menjadi salah satu faktor penting yang menghasilkan empat gol tanpa balas.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kemenangan ketujuh Jepang dalam sembilan pertandingan terakhir tanpa kekalahan.
Tambahan tiga poin membuat Jepang kini menempati posisi kedua klasemen Grup F dengan koleksi empat poin.
Jepang hanya kalah produktivitas gol dari Belanda yang berada di puncak klasemen.
Nasib Jepang untuk melaju ke babak gugur akan ditentukan pada pertandingan terakhir Grup F melawan Swedia di Stadion Dallas pada Jumat, 26 Juni 2026 pukul 06.00 WIB.
Moriyasu juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Jepang yang hadir langsung memberikan dukungan di stadion.
Moriyasu mengatakan, "Banyak pendukung Jepang datang ke Monterrey, menyanyikan lagu kebangsaan bersama kami, dan memberikan dukungan luar biasa sepanjang pertandingan. Dukungan mereka menjadi dorongan yang sangat besar bagi kami."
Piala Dunia 2026 merupakan keikutsertaan kedelapan Jepang di ajang tersebut.
Sejauh ini, pencapaian terbaik Jepang adalah mencapai babak 16 besar pada edisi 2002, 2010, 2018, dan 2022.
Jepang kini berambisi melangkah lebih jauh dan mencatat sejarah baru pada Piala Dunia 2026.
- Penulis :
- Gerry Eka





