
Pantau - Serena Williams dipastikan kembali berkompetisi di nomor tunggal Wimbledon 2026 setelah menerima wild card, menandai penampilan pertamanya di sektor tunggal sejak mengumumkan pensiun pada US Open 2022.
Petenis Amerika Serikat yang mengoleksi 23 gelar tunggal Grand Slam dan tujuh gelar Wimbledon itu sebelumnya terakhir tampil di nomor tunggal saat kalah dari Ajla Tomljanovic pada babak ketiga US Open 2022.
Kembalinya Serena ke Wimbledon menjadi sorotan karena turnamen tersebut merupakan salah satu panggung paling sukses dalam kariernya.
Comeback Dimulai dari Nomor Ganda
Sebelum memastikan tampil di nomor tunggal, Serena lebih dulu menjalani comeback di kompetisi profesional melalui nomor ganda pada awal Juni 2026.
Ia berpasangan dengan Victoria Mboko di turnamen Queen’s dan berhasil memenangi laga pembuka sebelum langkah mereka terhenti akibat cedera yang dialami Mboko.
Serena kemudian kembali tampil di Berlin bersama Karolina Muchova, namun pasangan tersebut kalah pada babak pertama dari Erin Routliffe dan Giuliana Olmos.
Tak lama setelah itu, Serena dan kakaknya, Venus Williams, menerima wild card untuk tampil di nomor ganda putri Wimbledon 2026.
Kembali ke Panggung yang Penuh Kenangan
Penampilan Serena di Wimbledon 2026 akan menjadi laga tunggal pertamanya dalam hampir empat tahun.
Selain tujuh gelar tunggal Wimbledon, Serena juga mengoleksi enam gelar ganda putri dan satu gelar ganda campuran di turnamen bergengsi tersebut.
Prestasi terakhir Serena di ajang Wimbledon diraih pada 2016 ketika ia menjuarai nomor tunggal dan ganda.
Keputusan kembali bermain di nomor tunggal menambah daftar panjang perjalanan karier salah satu petenis terbaik sepanjang masa tersebut.
Deretan Prestasi Sang Legenda
Sepanjang karier profesionalnya, Serena Williams telah mengoleksi 73 gelar tunggal WTA Tour dan 23 gelar tunggal Grand Slam.
Ia juga meraih 14 gelar ganda Grand Slam bersama Venus Williams serta dua gelar ganda campuran.
Selain itu, Serena memiliki satu trofi WTA Finals dan empat medali emas Olimpiade yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai GOAT (Greatest Of All Time) dalam dunia tenis.
- Penulis :
- Aditya Yohan





