HOME  ⁄  Olahraga

Apriyani Rahayu Resmi Beralih ke Ganda Campuran dan Dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah untuk Taipei Open 2026

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Apriyani Rahayu Resmi Beralih ke Ganda Campuran dan Dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah untuk Taipei Open 2026
Foto: Pebulu tangkis ganda putri Apriyani Rahayu berlatih di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis 16/5/2024 (sumber: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Pantau - Pebulu tangkis Indonesia Apriyani Rahayu resmi beralih dari sektor ganda putri ke sektor ganda campuran dan diproyeksikan berpasangan dengan Dejan Ferdinansyah untuk tampil pada Taipei Open 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Proses Terbentuknya Pasangan Baru

Pelatih ganda campuran Rionny Mainaky mengatakan Apriyani mulai bergabung dalam latihan sektor ganda campuran sejak awal pekan ini setelah perpindahan sektornya disetujui melalui pembahasan bersama jajaran pelatih dan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi.

Rionny mengungkapkan, "Awalnya memang ada permintaan dari Dejan untuk mau berpasangan dengan Apri di ganda campuran dan Apri pun bersedia untuk pindah sektor. Saya diskusi dengan Karel (Mainaky), kepala pelatih dan Kabid Binpres akhirnya disetujui."

Menurut Rionny, pasangan tersebut terbentuk berawal dari keinginan Dejan Ferdinansyah untuk berduet dengan Apriyani di sektor ganda campuran yang kemudian mendapat persetujuan dari seluruh pihak terkait.

Adaptasi Apriyani di Sektor Baru

Rionny menyampaikan Apriyani telah menjalani latihan bersama tim ganda campuran sejak Senin dan menunjukkan semangat serta fokus yang dinilai sangat baik selama proses adaptasi.

Ia mengungkapkan, "Sejak Senin lalu, Apri sudah mulai latihan bersama kami dan saya lihat keinginan, semangat dan fokusnya dia sangat baik. Dengan waktu persiapan yang cukup, saya rasa adaptasi dan pembiasaan bermain di ganda campuran bisa berjalan cepat. Apalagi dia sudah punya basic ganda putri yang kuat di belakang, di sini saya juga ingin pemain putrinya bisa kuat di belakang dan dia sudah ada modal."

Rionny menilai pengalaman Apriyani sebagai pemain ganda putri, terutama kemampuannya bermain dari area belakang lapangan, menjadi modal penting untuk mempercepat penyesuaian di sektor ganda campuran.

Rionny juga menilai karakter pekerja keras dan semangat juang Apriyani telah terbukti saat meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Greysia Polii ketika dirinya masih menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi.

Ia mengatakan, "Saat di Olimpiade Tokyo, saya sebagai Kabid Binpres saat itu mendampingi Apri (serta Greysia Polii) melihat bagaimana kerja kerasnya dia, fight-nya dia jadi sekarang ayo di sini kita lakukan sama-sama lagi seperti itu."

Target Bersaing di Level Atas

Rionny menegaskan pasangan Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu tidak dibentuk sebagai pasangan percobaan karena keduanya dinilai memiliki pengalaman dan kualitas untuk bersaing di level atas.

Ia mengatakan, "Jadi saya anggap kita punya peluang."

Rionny berharap kehadiran Apriyani mampu memperkuat sektor ganda campuran Indonesia sekaligus meningkatkan motivasi dan persaingan positif di antara pasangan-pasangan pelatnas.

Ia mengungkapkan, "Dengan hadirnya Apri dengan semua pengalaman dan pencapaiannya, saya juga berharap bisa meningkatkan motivasi dan persaingan positif untuk pasangan-pasangan lainnya."

Sementara itu, mantan pasangan Dejan, Bernadine Anindya Wardana, akan dipasangkan dengan Verrell Yustin Mulia dan keduanya juga dijadwalkan melakoni debut pada Taipei Open 2026.

Penulis :
Leon Weldrick