
Pantau - Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi membawa kepercayaan diri tinggi menuju Wimbledon 2026 setelah meraih gelar ganda WTA 500 Bad Homburg Open bersama Vera Zvonareva, yang menjadi gelar WTA 500 pertamanya.
Gelar Bad Homburg Tingkatkan Kepercayaan Diri
Aldila mengatakan keberhasilan di Bad Homburg menjadi modal penting untuk menghadapi Grand Slam lapangan rumput yang mulai berlangsung pekan ini.
Ia mengungkapkan, "Pastinya gelar ini meningkatkan kepercayaan diri aku untuk ke turnamen berikutnya, yaitu di Wimbledon."
Aldila menambahkan, "Pastinya juga bisa menjadi motivasi juga untuk ke depannya. Ini kan gelar pertama, jadi aku pasti ingin mendapatkan gelar berikutnya juga, ataupun di turnamen WTA yang lebih tinggi."
Pasangan Aldila dan petenis Rusia Vera Zvonareva menjuarai Bad Homburg Open 2026 setelah mengalahkan unggulan ketiga Demi Schuurs dan Ellen Perez dengan skor 6-1, 4-6, 10-5 pada Sabtu (27/6).
Aldila menilai kepercayaan terhadap kualitas permainannya menjadi faktor utama yang mengantarkannya meraih gelar tersebut.
Ia mengatakan, "Untuk kunci keberhasilan di turnamen ini mungkin aku bilang level kepercayaan diri aku terhadap performance aku sendiri ya."
Aldila melanjutkan, "Aku percaya kalau aku bermain baik dan aku bisa menangkan turnamen ini. Dan ya itu terlihat di setiap match yang aku bermain di sini dan sampai akhirnya aku bisa mendapatkan gelar itu."
Dukungan Pelatih Jadi Bekal Menuju Grand Slam
Aldila juga mengapresiasi dukungan pelatihnya, Christopher Rungkat, yang selalu mendampinginya sepanjang turnamen.
Ia mengungkapkan, "Untungnya, aku juga punya pelatih di samping aku di sini. Ada Christopher Rungkat yang selalu percaya dan selalu men-support aku di setiap match."
Menurut Aldila, sang pelatih selalu memberikan motivasi, baik saat menang maupun kalah, agar tetap bekerja keras dan terus berlatih.
Christopher Rungkat menilai gelar di Bad Homburg menjadi bekal positif menjelang Wimbledon, ketika Aldila akan kembali berpasangan dengan Janice Tjen.
Aldila dan Janice dijadwalkan tampil pada babak pertama Wimbledon, Kamis (2/7), menghadapi pasangan tuan rumah Harriet Dart dan Maia Lumsden, sementara Janice lebih dahulu menjalani laga tunggal melawan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





