
Pantau - Atlet panjat tebing disiplin speed putra Indonesia Raharjati Nursamsa meraih medali perunggu nomor speed individu putra pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia setelah mencatatkan waktu 4,79 detik pada babak final.
Asisten Pelatih Timnas Panjat Tebing Disiplin Speed Indonesia Fitriyani membenarkan capaian tersebut.
Ia mengatakan, "Benar, selain Desak yang dapat emas dari individu putri, Raharjati juga merebut medali untuk posisi ketiga atau perunggu."
Pada babak final yang menggunakan format empat jalur (4 lane), Raharjati bersaing dengan Samuel Watson dari Amerika Serikat serta dua atlet China, Yicheng Zhao dan Shouhong Chu.
Samuel Watson meraih medali emas dengan catatan waktu 4,60 detik.
Yicheng Zhao meraih medali perak setelah membukukan waktu 4,69 detik.
Lolos ke Final Lewat Babak Semifinal
Sebelum tampil di final, Raharjati bersaing pada babak semifinal bersama Aditya Tri Syahria dari Indonesia, Shouhong Chu dari China, dan Luca Robbiati dari Italia.
Pada jalur semifinal lainnya bertanding Samuel Watson, Yicheng Zhao, Ryo Omasa dari Jepang, dan Matteo Zurloni dari Italia.
Dua atlet dengan catatan waktu terbaik dari masing-masing jalur semifinal berhak melaju ke babak final.
Empat atlet yang lolos ke final adalah Raharjati Nursamsa, Shouhong Chu, Samuel Watson, dan Yicheng Zhao.
Dua wakil Indonesia lainnya, Veddriq Leonardo dan Antasyafi Robby Al Hilni, terhenti pada babak 16 besar yang diikuti 32 peserta.
Indonesia Turunkan Tujuh Atlet
Timnas panjat tebing Indonesia mengirim tujuh atlet untuk mengikuti World Climbing Series Krakow 2026 yang berlangsung pada 3–5 Juli 2026.
Empat atlet putra yang tampil adalah Raharjati Nursamsa, Veddriq Leonardo, Antasyafi Robby Al Hilni, dan Aditya Tri Syahria.
Tiga atlet putri yang berlaga adalah Desak Made Rita Kusuma Dewi, Raji'ah Sallsabillah, dan Kadek Adi Asih.
Selain nomor individu putra dan putri, seluruh atlet Indonesia juga mengikuti nomor estafet putra, estafet putri, dan estafet campuran.
- Penulis :
- Leon Weldrick





