
Pantau - Pembalap Slovenia Tadej Pogacar mengaku tidak kecewa meski hanya finis di posisi kedua pada etape kedua Tour de France 2026 di tanjakan Montjuïc, Barcelona, Spanyol, Minggu (5/7), setelah dikalahkan rekan setimnya dari UAE Team Emirates-XRG, Isaac Del Toro.
Pogacar Puji Penampilan Del Toro dan Kerja Tim
Pogacar menilai timnya tampil sangat baik sepanjang etape yang menempuh jarak 168,5 kilometer dari Tarragona menuju Barcelona.
"Saya sebenarnya sangat senang. Tidak, saya tidak kecewa. Tentu saja setiap orang ingin menang, tetapi kami tampil sangat baik. Saya senang hari yang sangat berat ini selesai," ungkapnya.
Ia juga mengatakan etape tersebut berlangsung menegangkan, terutama saat menghadapi tantangan lintasan dan persiapan sebelum balapan.
"Anda hanya punya persiapan 20 menit dan itu sangat menegangkan. Namun saya tetap menikmati hari ini, sudah lama saya tidak balapan uji waktu beregu. Saya bisa puas dan termotivasi untuk hari-hari berikutnya," ujarnya.
Pogacar turut memuji penampilan Isaac Del Toro yang berhasil merebut kemenangan etape setelah melesat pada tanjakan terakhir.
"Saya cukup yakin tanjakannya akan berjalan baik. Isaac melakukan pekerjaan yang luar biasa, dia anak yang hebat. Semua orang sudah melampaui batas mereka. Saya bisa senang dengan hari ini dan termotivasi untuk hari-hari berikutnya," katanya.
Fokus Pemulihan untuk Etape Berikutnya
Pada etape tersebut, Del Toro dan Pogacar sempat memimpin balapan secara berdampingan sebelum pembalap asal Meksiko itu memastikan kemenangan di garis finis.
Pembalap Belgia Remco Evenepoel menempati posisi ketiga, sedangkan Jonas Vingegaard finis di urutan keempat dan tetap mempertahankan kaus kuning sebagai pemimpin klasemen umum.
Pogacar menyebut etape di Montjuïc menuntut konsentrasi tinggi karena terdapat tiga kali pendakian yang eksplosif.
Menatap etape selanjutnya, Pogacar menegaskan akan memprioritaskan pemulihan kondisi fisik sebelum kembali menghadapi lintasan yang diperkirakan berlangsung ketat.
"Besok saya harus tenang dulu dan memulihkan diri, meski waktu tidak banyak. Etape akan sulit untuk para puncheur. Finis akan kacau dan bisa juga rumit sebelumnya. Kami harus tetap waspada dan melakukan yang terbaik di akhir," ungkapnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





