HOME  ⁄  Olahraga

Tadej Pogacar Rebut Kaus Kuning Usai Menjuarai Etape Ketiga Tour de France 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Tadej Pogacar Rebut Kaus Kuning Usai Menjuarai Etape Ketiga Tour de France 2026
Foto: (Sumber :Pembalap Slovenia dari UAE Team Emirates - XRG, Tadej Pogacar, merayakan kemenangannya di podium dengan mengenakan jersey kuning sebagai pemimpin klasemen keseluruhan setelah etape ke-3 edisi ke-113 balap sepeda Tour de France, sejauh 196 km antara Granollers dan Les Angles di Prancis selatan, Senin (6/7/2026). (ANTARA/AFP/Loic Venance).)

Pantau - Pembalap Slovenia Tadej Pogacar merebut kaus kuning pemimpin klasemen umum setelah menjuarai etape ketiga Tour de France 2026 pada rute sepanjang 195,9 kilometer dari Granollers, Spanyol, menuju Les Angles, Prancis, Senin (6/7).

Pogacar Menang di Etape Pegunungan Pertama

Pembalap UAE Emirates XRG itu tampil dominan pada etape pertama yang memasuki Pegunungan Pyrenees dan mencatat kemenangan etape ke-22 sepanjang kariernya di Tour de France sekaligus kemenangan pertamanya pada edisi 2026.

"Ini berkat Isaac (del Toro) yang memberi saya tenaga tambahan hari ini. Dia bekerja lebih dari 100 persen pada tanjakan terakhir," kata Pogacar.

Hasil tersebut membuat Pogacar unggul dua detik atas Jonas Vingegaard dari Visma-Lease a Bike pada etape ketiga.

Meski memiliki catatan waktu yang sama di klasemen umum, Pogacar berhak mengenakan kaus kuning karena memiliki kombinasi posisi finis yang lebih baik dalam tiga etape pembuka.

Richard Carapaz dari EF Education-EasyPost finis di posisi ketiga etape, sedangkan Paul Seixas dari Decathlon CMA CGM menempati posisi berikutnya.

Pogacar Sebut Kaus Kuning Selalu Istimewa

Pogacar mengatakan timnya mulai melihat peluang meraih kemenangan ketika balapan memasuki pertengahan etape.

"Di tengah etape, kami memutuskan bahwa mungkin untuk mengejar kemenangan. Saya sangat senang kami membalap seperti ini dan finisnya luar biasa," ungkapnya.

Ia mengaku kembali mengenakan kaus kuning menjadi momen yang selalu spesial dalam kariernya.

"Mengenakan kaus kuning adalah impian setiap pesepeda. Setiap kali saya bisa mendapatkannya kembali, rasanya tetap sangat spesial," ujarnya.

Penulis :
Aditya Yohan