HOME  ⁄  Olahraga

Torstein Træen Rebut Jersi Kuning Tour de France 2026 dari Tadej Pogacar

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Torstein Træen Rebut Jersi Kuning Tour de France 2026 dari Tadej Pogacar
Foto: (Sumber :Pembalap Norwegia dari tim Uno-X Mobility, Torstein Træen, merayakan kemenangannya di podium dengan mengenakan jersey kuning sebagai pemimpin klasemen keseluruhan setelah etape ke-4 edisi ke-113 balap sepeda Tour de France, sejauh 182 km antara Carcassonne dan Foix di Prancis, Selasa (7/7/2026). ANTARA/AFP/Jeff Pachoud.)

Pantau - Pembalap Norwegia Torstein Træen merebut jersi kuning (Maillot Jaune) Tour de France 2026 dari juara bertahan Tadej Pogacar usai tampil impresif pada etape keempat yang melintasi Carcassonne hingga Foix, Prancis, Selasa (7/7), sekaligus menjadi pembalap Norwegia ketiga yang memimpin klasemen umum ajang tersebut.

Træen Tak Percaya Raih Jersi Kuning

Træen mengaku masih sulit mempercayai pencapaiannya mengambil alih posisi teratas klasemen umum dari Pogacar.

"Sejujurnya, saya tidak percaya. Saya bisa merasakan ini nyata, tetapi masih sulit memahami betapa besarnya pencapaian ini. Saya melihat ekspresi pelatih, soigneur, dan semua orang. Itu menunjukkan betapa istimewanya momen ini," ungkap Træen.

Ia mengatakan membutuhkan waktu untuk benar-benar menyadari arti pencapaian tersebut karena Tour de France merupakan balapan sepeda paling bergengsi di dunia.

"Mungkin butuh beberapa hari untuk benar-benar menyadarinya. Tour de France adalah balapan terbesar di dunia dan saya akan menikmati jersi ini selama mungkin. Kita lihat saja hari demi hari, tetapi saya berharap bisa mempertahankannya untuk waktu yang cukup lama," ujarnya.

Strategi Berbuah Manis di Etape Keempat

Træen mengungkapkan peluang merebut jersi kuning sebenarnya sudah terlihat pada etape sebelumnya, namun strategi tim UAE Emirates-XRG yang mengincar kemenangan etape untuk Pogacar membuat ambisinya tertunda.

"Saya sempat berpikir kemarin adalah harinya. Namun ternyata UAE dan Tadej mengincar kemenangan etape sehingga ceritanya menjadi berbeda," katanya.

Pada etape keempat, Træen bergabung dalam kelompok breakaway dan mulai yakin mampu mengambil alih pimpinan klasemen saat memasuki tanjakan terakhir.

"Saya belum benar-benar percaya sampai kami memasuki tanjakan terakhir. Satu-satunya pesan dari direktur olahraga tim adalah, 'Makan dan minum, makan dan minum'," ujarnya.

"Kemudian pada satu titik dia memberi tahu selisih waktunya cukup besar. Kondisi kaki saya terasa sangat baik. Setelah itu, Anda hanya bisa berharap dan percaya."

Sementara itu, kemenangan etape keempat diraih pembalap Denmark Mads Pedersen dari Lidl-Trek yang juga merebut jersi hijau sebagai pemimpin klasemen poin, sedangkan Pogacar tetap berada dalam persaingan papan atas klasemen umum.

Penulis :
Aditya Yohan