
Pantau - Petenis Jerman Alexander Zverev memastikan tempat di final Wimbledon untuk pertama kalinya setelah mengalahkan petenis tuan rumah Arthur Fery pada semifinal, sekaligus menjaga peluang mencatat sejarah dengan meraih gelar Grand Slam kedua secara beruntun.
Keberhasilan tersebut membawa Zverev selangkah lebih dekat untuk menambah koleksi gelar Grand Slam setelah meraih trofi pertamanya di Roland Garros bulan lalu.
Berpeluang Cetak Rekor Baru
Zverev mengatakan, "Saya tetap fokus, saya tetap haus kemenangan. Saya ingin lebih. Saya ingin terus bermain di level terbaik dan terus meraih kemenangan. Saya harap bisa melakukannya, dan pada Minggu saya memiliki kesempatan besar lainnya."
Final Wimbledon menjadi pencapaian terbaik petenis berusia 29 tahun itu di All England Club setelah sebelumnya tidak pernah melampaui babak keempat.
Apabila berhasil menjadi juara, Zverev akan menjadi petenis putra pertama pada era modern atau Open Era yang langsung meraih gelar Grand Slam kedua setelah memenangkan gelar Grand Slam pertamanya.
Tantangan Berat Menanti di Final
Pada partai puncak, Zverev akan menghadapi petenis nomor satu dunia Jannik Sinner yang unggul 10-4 dalam rekor pertemuan kedua pemain.
Zverev mengungkapkan, "Begitu Anda memenangi sebuah Grand Slam, Anda tahu bagaimana cara melakukannya dan merasa bisa mengulanginya lagi."
Ia menambahkan, "Perasaan itu ada dalam diri Anda. Saya merasa telah banyak meningkatkan permainan saya. Saya merasa permainan saya menjadi lebih baik."
Menurut Zverev, "Ketika Anda meningkatkan forehand, backhand, servis, dan pengembalian servis, Anda akan memenangi lebih banyak pertandingan. Terkadang sesederhana itu."
Ia menegaskan peningkatan kualitas permainan menjadi kunci untuk terus meraih hasil positif di turnamen-turnamen besar.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





