
Pantau - Atlet panjat tebing Indonesia Putra Tri Ramadani berhasil meraih medali perunggu pada nomor lead putra World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis, Senin WIB, setelah mencatatkan skor 38+ pada babak final.
Putra Tri Tembus Podium Setelah Persaingan Ketat
Putra Tri Ramadani yang akrab disapa Srondeng tampil kompetitif menghadapi para pemanjat elite dunia hingga mengakhiri final dengan raihan 38+.
Atlet Indonesia tersebut sebenarnya membukukan skor yang sama dengan peraih medali perak asal Slovenia, Luka Potocar, yakni 38+.
Namun, berdasarkan regulasi kompetisi, Potocar berhak menempati posisi kedua karena memiliki catatan hasil yang lebih baik pada babak semifinal.
Sementara itu, medali emas menjadi milik pemanjat Spanyol Alberto Gines Lopes yang mencatatkan skor tertinggi 39+.
Lengkapi Kesuksesan Tim Indonesia di Chamonix
Medali perunggu yang diraih Putra Tri semakin menegaskan konsistensinya pada nomor lead di level dunia sekaligus melengkapi prestasi tim panjat tebing Indonesia pada ajang World Climbing Series Chamonix 2026.
Sebelumnya, Indonesia berhasil meraih dua medali emas melalui Veddriq Leonardo pada nomor speed putra dan Desak Made Rita Kusuma Dewi pada nomor speed putri.
Antasyafi Robby Al Hilmi juga menyumbangkan medali perak untuk Indonesia pada nomor speed putra.
Hasil akhir final lead putra menempatkan Alberto Gines Lopes dari Spanyol sebagai peraih medali emas dengan skor 39+, Luka Potocar dari Slovenia meraih medali perak dengan skor 38+, dan Putra Tri Ramadani dari Indonesia membawa pulang medali perunggu dengan skor 38+.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





