HOME  ⁄  Olahraga

Penalti 10 Detik Buyarkan Peluang WRT 32 Raih Hasil Maksimal pada 6 Hours of Sao Paulo

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Penalti 10 Detik Buyarkan Peluang WRT 32 Raih Hasil Maksimal pada 6 Hours of Sao Paulo
Foto: (Sumber :Pembalap Indonesia Sean Gelael saat berlomba dalam 6 Hours of Sao Paulo kelas LMGT3 di Sirkuit Interlagos, Brasil, Minggu (12/7/2026). Trio Sean Gelael, Augusto Farfus, dan Darren Leung akhirnya harus puas menyelesaikan balapan di posisi ke-12, meski mobil BMW M4 GT3 Evo mereka menunjukkan potensi untuk bersaing di jajaran depan. ANTARA/HO-WRT.)

Pantau - Penalti 10 detik membuyarkan peluang Team WRT 32 meraih hasil maksimal pada balapan 6 Hours of Sao Paulo kelas LMGT3 di Sirkuit Interlagos, Brasil, Minggu (12/7) waktu setempat, sehingga trio Sean Gelael, Augusto Farfus, dan Darren Leung harus puas finis di posisi ke-12.

Penalti Gagalkan Peluang Masuk Jajaran Depan

Team WRT 32 sempat menunjukkan performa kompetitif setelah memulai balapan dari posisi kesembilan.

Darren Leung mampu mempertahankan posisi pada awal balapan sebelum menyerahkan kemudi kepada Sean Gelael.

Sean kemudian membawa mobil BMW M4 GT3 Evo milik WRT 32 naik hingga posisi kelima setelah menyalip sejumlah pesaing.

Posisi tersebut membuka peluang bagi Augusto Farfus untuk memburu podium di hadapan pendukungnya di Brasil.

Namun, WRT 32 harus menjalani penalti 10 detik saat pit stop pergantian pembalap akibat insiden yang terjadi sebelumnya.

Hukuman tersebut membuat WRT 32 terlempar dari posisi 10 besar.

Farfus berupaya memangkas ketertinggalan, tetapi akhirnya hanya mampu membawa mobil bernomor 32 itu finis di urutan ke-12.

Sean Soroti Masalah Keausan Ban

Sean Gelael mengakui timnya masih menghadapi kendala yang memengaruhi performa sepanjang balapan.

"Kayaknya hari ini sekali lagi seperti menunjukkan problem kami belum berakhir. Ketika tingkat keausan ban tinggi, kami jadi sulit bersaing. Selamat untuk mobil 69, sebuah hasil yang pantas," ungkapnya.

Hasil WRT 32 berbanding terbalik dengan mobil WRT 69 yang berhasil finis di posisi kedua kelas LMGT3.

Balapan sempat diawali hujan sebelum lintasan mengering pada sebagian besar perlombaan.

Gerimis dan kabut kembali muncul sekitar 25 menit menjelang finis.

BMW M Team WRT nomor 15 keluar sebagai pemenang kelas Hypercar.

Racing Team Turkey by TF nomor 34 memenangi kelas LMGT3.

Seri FIA World Endurance Championship berikutnya dijadwalkan berlangsung di Circuit of The Americas, Amerika Serikat, pada 6 September.

Penulis :
Ahmad Yusuf