
Pantau - Team Falcons ID bertekad bangkit setelah kalah 0-2 dari SAETA Esports asal China pada laga pembuka Grup A MLBB Women's International (MWI) 2026 dalam ajang Esports World Cup (EWC) 2026 di Paris, Prancis, Selasa (14/7).
Livii Pastikan Falcons ID Tidak Menyerah
Pemain Falcons ID, Livia "Livii" Lemmuela, menegaskan kekalahan tersebut akan menjadi pelajaran berharga bagi tim untuk tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
"Meskipun tadi kalah, kami pasti akan belajar terus. Di qualifier kemarin kami juga sempat kalah, tapi kami bangkit dari kekalahan itu. Di EWC ini kami akan bangkit lagi," ungkap Livii.
SAETA Esports tampil dominan sejak gim pertama dengan mengontrol tempo permainan sehingga Falcons ID kesulitan mengembangkan permainan dan gagal membawa pertandingan ke fase late game.
Dominasi wakil China itu berlanjut pada gim kedua melalui rotasi yang disiplin dan eksekusi team fight yang efektif hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0.
Falcons ID Bidik Kebangkitan di Lower Bracket
Livii mengatakan timnya akan menjadikan hasil tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang setelah berhasil lolos ke MWI 2026 melalui babak kualifikasi.
"Kami ingin memberikan yang terbaik karena tim ini benar-benar terbentuk dari nol. Kami sempat berjuang sangat keras, tetapi bisa melewati turnamen qualifier dan itu menjadi turning point bagi tim ini. Ke depannya kami akan berusaha lebih keras lagi," ujarnya.
Livii mengakui sejak awal Falcons ID telah memprediksi SAETA Esports sebagai salah satu lawan terberat di Grup A bersama Team Rey Young.
"Kami pernah scrim melawan mereka sebelumnya dan menurut kami mereka tim yang kuat, terutama karena ada Tan dari Indonesia," kata Livii.
Falcons ID masih memiliki peluang melaju pada fase grup berformat double elimination dan dijadwalkan menghadapi Aurora Gaming asal Mongolia pada laga lower bracket babak pertama, Rabu (15/7).
"Kalau bisa kami akan berjuang mengalahkan semua tim dan bertemu Team Vitality di final," ungkap Livii.
- Penulis :
- Aditya Yohan





