
Pantau - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menegaskan tidak percaya dengan anggapan adanya "Marquez curse" di Pertamina Mandalika International Circuit menjelang MotoGP Indonesia 2026.
Veda menyampaikan perbincangan mengenai kutukan Marc Marquez muncul setelah juara dunia delapan kali asal Spanyol itu gagal finis dalam empat edisi MotoGP Indonesia secara beruntun, termasuk pada MotoGP Indonesia 2025 ketika terjatuh ke area gravel pada lap awal.
Veda Pilih Fokus pada Balapan
Veda menegaskan dirinya dan Mario Aji tidak terpengaruh dengan anggapan tersebut.
"Kalau kami berdua (Veda dan Mario Aji) tidak percaya. Ya (kutukannya) buat Marquez kan bukan buat kami," ujar Veda.
"Terus orang yang beranggapan di luar itu lebih menjerumuskan ... Jadi itu tidak mempengaruhi kami berdua," lanjutnya.
Angin dan Cuaca Dinilai Jadi Tantangan Mandalika
Menurut Veda, Pertamina Mandalika International Circuit memiliki tantangan tersendiri karena berada di kawasan pesisir dengan kondisi angin yang sulit diprediksi.
"Mungkin karena suhu atau angin. Angin yang arahnya tidak bisa diprediksi karena kami ada di pinggir laut," ungkapnya.
MotoGP Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026.
Mario Aji dipastikan tampil di kelas Moto2, sedangkan Veda Ega Pratama akan menjalani balapan sebagai rookie di kelas Moto3 Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan





