HOME  ⁄  Olahraga

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Diproyeksikan Dorong Perputaran Ekonomi dan Sport Tourism Jakarta

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Diproyeksikan Dorong Perputaran Ekonomi dan Sport Tourism Jakarta
Foto: (Sumber :Dua atlet taekwondo bertarung dalam seleksi nasional (seleknas) taekwondo yang digelar Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (2/8/2025). ANTARA/Aloysius Lewokeda..)

Pantau - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menilai penyelenggaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 pada 1–5 Agustus di Tennis Indoor Senayan tidak hanya menghadirkan persaingan olahraga, tetapi juga berpotensi menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata Jakarta.

Ratusan Atlet dari 36 Negara Meramaikan Kejuaraan

Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon mengatakan kejuaraan tersebut akan diikuti 478 taekwondoin dari 36 negara beserta ofisial dan pendamping.

Ia mengatakan, “Hotel, layanan transportasi, pelaku kuliner, UMKM, hingga destinasi wisata Jakarta berpeluang ikut menikmati perputaran ekonomi yang tercipta.”

Sebanyak 245 atlet berasal dari berbagai negara di Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan Timur Tengah.

India menjadi kontingen asing terbesar dengan 61 atlet, disusul Hong Kong dengan 34 atlet dan Filipina sebanyak 33 atlet, sementara Indonesia menurunkan 233 taekwondoin.

Kejuaraan Berkontribusi pada Pembinaan Atlet Nasional

Richard mengatakan kehadiran peserta internasional menjadi peluang untuk memadukan penyelenggaraan kompetisi olahraga dengan promosi pariwisata Indonesia.

Ia mengungkapkan, “Sport tourism merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional.”

Ia juga mengatakan, “Kejuaraan ini bukan hanya tentang pertandingan dan menjadi tempat bagi atlet-atlet kita untuk mengasah kemampuan terbaik mereka, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi Indonesia.”

Kejuaraan level G2 World Taekwondo tersebut menyediakan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028 dan kejuaraan dunia dengan mempertandingkan nomor poomsae dan kyorugi.

Sebanyak 31 atlet Indonesia dipersiapkan berdasarkan hasil Kejuaraan Ksatria Nusantara Series, termasuk Muhammad Bassam Raihan, Arya Danu, dan Andi Sultan yang diproyeksikan tampil pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Sekretaris Jenderal PBTI Rafael Hotasi Siagian mengatakan tingginya antusiasme peserta membuat panitia membatasi jumlah atlet agar pelaksanaan pertandingan tetap sesuai ketentuan World Taekwondo.

Penulis :
Ahmad Yusuf