HOME  ⁄  Olahraga

Raymond Muratalla Pertahankan Sabuk Juara Dunia IBF usai Taklukkan Robson Conceicao Lewat Keputusan Mutlak

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Raymond Muratalla Pertahankan Sabuk Juara Dunia IBF usai Taklukkan Robson Conceicao Lewat Keputusan Mutlak
Foto: Raymond Muratalla (sarung tinju merah & emas) dan Robson Conceicao (sarung tinju biru & emas) saling melancarkan pukulan dalam pertarungan perebutan gelar juara dunia kelas ringan IBF pada Sabtu malam di The Theater Virgin Hotel di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, tanggal 1 Agustus 2026

Pantau - Juara dunia kelas ringan (61,2 kilogram) International Boxing Federation (IBF) Raymond Muratalla berhasil mempertahankan sabuk juaranya setelah mengalahkan penantang asal Brasil Robson Conceicao melalui kemenangan angka mutlak di Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu WIB.

Muratalla Kuasai Pertarungan Sejak Ronde Awal

Muratalla meraih kemenangan berdasarkan keputusan juri dengan skor 118-110, 119-109, dan 109-109.

Pada ronde-ronde awal, Conceicao mengandalkan pengalaman serta pergerakan kaki untuk mengganggu ritme lawannya.

Namun, Muratalla tampil lebih agresif dengan tekanan konstan dan pukulan yang lebih tajam sambil menjaga jarak serta membaca pola serangan mantan petinju Olimpiade asal Brasil tersebut.

Memasuki ronde pertengahan, Muratalla mulai mendominasi melalui kombinasi pukulan lurus dan hook yang memaksa Conceicao lebih banyak bertahan.

Rekor Tak Terkalahkan Terus Berlanjut

Pada ronde-ronde akhir, Muratalla memilih bertarung disiplin tanpa memaksakan knockout (KO) dan fokus mengamankan keunggulan hingga bel terakhir berbunyi.

Tekanan yang konsisten, akurasi pukulan, serta kontrol jarak membuat Muratalla dinilai unggul sepanjang pertarungan meski Conceicao mampu bertahan selama 12 ronde.

Kemenangan ini menjadi keberhasilan kedua Muratalla mempertahankan gelar juara dunia IBF setelah sebelumnya naik status dari juara interim menjadi juara dunia penuh.

Hasil tersebut juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Muratalla menjadi 25 kemenangan, dengan 17 di antaranya diraih melalui knockout.

Sementara itu, Conceicao gagal merebut sabuk juara dunia IBF dan kini membukukan rekor 24 kemenangan, 10 knockout, empat kekalahan, dan satu hasil imbang.

Penulis :
Gerry Eka