HOME  ⁄  Olahraga

Cherneka Johnson Bidik Pembuktian sebagai Ratu Tinju Sejati saat Hadapi Dina Thorslund

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Cherneka Johnson Bidik Pembuktian sebagai Ratu Tinju Sejati saat Hadapi Dina Thorslund
Foto: (Sumber :Poster laga tinju Cherneka Johnson (kiri) melawan Dina Thorslund (kanan) yang dipublikasikan dalam laman World Boxing Council (WBC) yang dipantau di Jakarta, Rabu (5/8/2026). (Laman resmi WBC.)

Pantau - Juara dunia sejati kelas bantam putri Cherneka Johnson menargetkan pembuktian sebagai ratu tinju sejati ketika mempertahankan empat sabuk juara dunia melawan petinju Denmark, Dina Thorslund, di Florida, Amerika Serikat, pada 8 Agustus 2026.

Cherneka akan mempertaruhkan sabuk WBC, WBA, IBF, dan WBO dalam duel yang mempertemukan dua petinju elite di kelas bantam putri.

Ia mengungkapkan, "Saya akan mempertahankan sabuk juara saya, mengukuhkan tempat saya di puncak peringkat pound-for-pound, dan membuktikan mengapa saya adalah ratu sejati."

Cherneka Pertahankan Empat Sabuk Juara Dunia

Cherneka saat ini tengah berada di puncak karier profesionalnya setelah mencetak sejarah sebagai petinju putri Australia pertama yang menguasai empat sabuk utama era modern.

Petinju berusia profesional itu membawa rekor 19 kemenangan, delapan di antaranya melalui knockout (KO), serta dua kekalahan menjelang laga perebutan gelar.

Cherneka menilai pertarungan melawan Dina hadir pada waktu yang tepat untuk menguji kemampuan terbaiknya di atas ring.

Dina Thorslund Ingin Rebut Kembali Takhta

Di kubu lawan, Dina Thorslund datang dengan rekor sempurna 24 kemenangan, termasuk sembilan kemenangan melalui KO.

Mantan juara dunia WBC dan WBO itu sebelumnya harus melepas gelarnya pada 2025 karena kehamilan sebelum kembali naik ring dan merebut sabuk interim WBC di kelas bulu.

Dina mengatakan, "Saya telah menunggu kesempatan ini sejak hari saya harus melepaskan gelar-gelar saya."

Ia juga menegaskan, "Cherneka harus tampil di level tertingginya, karena saya adalah satu-satunya petinju yang belum terkalahkan di sini, dan saya akan tetap demikian setelah malam itu."

Pertarungan di Caribe Royale tersebut akan menentukan siapa yang berhak menyandang status juara absolut kelas bantam putri dengan empat sabuk dunia dipertaruhkan.

Penulis :
Ahmad Yusuf