
Pantau - Pelatih petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi, Christopher Rungkat, menegaskan US Open menjadi target utama Aldila setelah menjalani rangkaian turnamen lapangan keras di Amerika Utara sebagai persiapan menuju Grand Slam terakhir musim 2026.
National Bank Open 2026 di Toronto menjadi turnamen kedua Aldila dalam rangkaian US Swing setelah tampil di Mubadala Citi DC Open di Washington.
Aldila masih dijadwalkan mengikuti turnamen di Cincinnati dan Monterrey sebelum berlaga di US Open.
"Ini minggu kedua di US Swing setelah Washington. Masih ada Cincinnati, Monterrey, baru kemudian US Open. Tetap tujuan kami adalah tampil sebaik mungkin di US Open," kata Christopher Rungkat melalui pesan instan, Minggu (9/8/2026).
Turnamen Pemanasan Tetap Dibidik
Christopher menegaskan Aldila tetap membidik hasil maksimal dalam setiap turnamen pemanasan menuju US Open, termasuk ajang WTA 1000 di Toronto dan Cincinnati.
"Tetapi tentu kami juga ingin tampil baik di pertandingan-pertandingan pemanasan menuju US Open karena ini turnamen WTA 1000. Jadi kami mencoba mempersiapkan yang terbaik," ujar Christopher.
Aldila datang ke Toronto dengan modal positif setelah menjuarai WTA 500 Mubadala Citi DC Open di Washington bersama petenis Selandia Baru Erin Routliffe.
Gelar tersebut menjadi trofi WTA 500 kedua Aldila sepanjang musim 2026 setelah sebelumnya menjuarai Bad Homburg Open pada akhir Juni.
Aldila dan Routliffe Singkirkan Juara Wimbledon
Aldila dan Routliffe membuka kiprah di Toronto dengan menyingkirkan unggulan keempat sekaligus juara Wimbledon 2026 Kristina Mladenovic/Hanyu Guo.
Pasangan Indonesia-Selandia Baru tersebut menang melalui pertandingan tiga set dengan skor 6-3, 6-7(4), 10-5.
Pada babak 16 besar, Aldila dan Routliffe dijadwalkan menghadapi Olivia Nicholls/Tereza Mihalikova pada Senin (10/8/2026) dini hari WIB.
Performa Aldila sepanjang 2026 juga mencakup keberhasilannya mencapai perempat final ganda campuran Wimbledon bersama petenis Argentina Guido Andreozzi.
- Penulis :
- Gerry Eka



