HOME  ⁄  Olahraga

Indonesia Siapkan 14 Perenang untuk Asian Games 2026, Atlet Tetap Berlatih di Klub Masing-Masing

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Indonesia Siapkan 14 Perenang untuk Asian Games 2026, Atlet Tetap Berlatih di Klub Masing-Masing
Foto: (Sumber :Perenang Joe Aditya memacu kecepatannya saat latihan time trial tim nasional renang Indonesia di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (4/12/2025). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym.)

Pantau - Sebanyak 14 perenang Indonesia yang diproyeksikan tampil pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang masih menjalani latihan bersama klub masing-masing menjelang pesta olahraga Asia tersebut.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Akuatik Indonesia Ali Patiwiri mengatakan program pelatnas tetap berjalan di bawah arahan pelatih kepala meskipun para atlet tidak berlatih secara terpusat.

“Pelatnas sebenarnya sudah berjalan sejak Maret, hanya memang secara sentralisasi berjalan hingga April. Kemudian atlet melanjutkan latihan di klub masing-masing karena kami menganggap cara itu masih efektif untuk mereka lakukan,” kata Ali Patiwiri di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Latihan Terpisah Dinilai Tetap Efektif

Ali mengatakan latihan di klub masing-masing tetap efektif karena sebagian besar nomor renang merupakan nomor individu dan setiap atlet tetap menjalankan program dari tim pelatih nasional.

“Program dari pelatih kepala tetap dilaksanakan. Memang sedikit mengganggu karena mereka tidak berlatih bersama, tetapi untuk renang sebenarnya latihan bersama tidak terlalu dibutuhkan karena masing-masing individu memiliki nomornya,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui pola latihan secara terpisah mengurangi kebersamaan para atlet dalam membangun semangat kolektif menuju Asian Games 2026.

“Yang mungkin kurang di situ adalah kebersamaannya untuk berjuang,” katanya.

Ali menyebut pola latihan di klub masing-masing juga menjadi bagian dari efisiensi pelaksanaan pelatnas sebelum para atlet kembali dikumpulkan menjelang keberangkatan ke Jepang.

“Ya, tentu ada efisiensi. Kemudian kami mendengar kabar menjelang keberangkatan nanti akan dikumpulkan kembali di Jakarta,” ujarnya.

Para perenang sebelumnya sempat berkumpul di Jakarta bersamaan dengan agenda kunjungan Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia sebelum kembali menjalani latihan di klub masing-masing.

“Beberapa hari yang lalu mereka berkumpul di Jakarta untuk latihan dan kelihatannya perkembangannya cukup bagus,” kata Ali.

Indonesia Tidak Membebani Atlet dengan Target Medali

PB Akuatik Indonesia telah menetapkan 14 perenang yang terdiri atas sembilan putra dan lima putri untuk berlaga pada Asian Games 2026.

Sejumlah perenang berpengalaman yang masuk tim adalah I Gede Siman Sudartawa, Masniari Wolf, Farrel Armandio Tangkas, Joe Aditya Wijaya Kurniawan, dan Flairene Candrea Wonomiharjo.

Mereka akan bergabung dengan perenang muda Jason Donovan Yusuf, Arya Adrean Putra Haryono, Kevin Erlangga Prayitno, Samuel Maxson Septionus, Liquor Harison Handoko, Made Aubrey Jaya, Adelia Chantika Aulia, Adellia, dan Nadia Aisha Nurazmi.

PB Akuatik Indonesia juga menunjuk Albert Christiadi Sutanto, Arif Purbo Warsono, Billy Arfianto, dan Hendry Suryaatmadja Sutanto sebagai pelatih.

Ali mengatakan federasi tidak membebani para perenang dengan target medali dan lebih menginginkan mereka mengeluarkan kemampuan terbaik serta mempertajam catatan nasional.

“Kali ini kami tidak memberikan target kepada atlet. Intinya kami meminta atlet melakukan yang terbaik dan paling tidak bisa memecahkan rekor nasional,” kata Ali.

“Dengan semangat itu, kami berharap ada kejutan di Asian Games 2026,” ujarnya.

Cabang renang Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–25 September di Tokyo Aquatics Centre, Tokyo.

Penulis :
Aditya Yohan