
Pantau - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri percaya diri memiliki peluang merebut gelar Kejuaraan Dunia BWF 2026 bersama Fajar Alfian di Arena Indira Gandhi, New Delhi, India, pada 17-23 Agustus 2026.
Pasangan Fajar/Fikri mendapat target dari PBSI untuk mengamankan gelar juara dalam turnamen bergengsi yang telah berlangsung sejak 1977 tersebut.
"Peluang (juara) pasti ada ya, untuk siapa pun peluang itu pasti terbuka lebar. Cuma balik lagi ke masing-masing individu ya, karena Kejuaraan Dunia itu ya pertandingan yang cukup sangat ingin diraih, jadi kadang kalau kita terlalu menggebu-gebu juga itu tidak baik," kata Fikri kepada pewarta di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Dua Gelar Beruntun Dongkrak Motivasi Fajar/Fikri
Fajar/Fikri datang ke Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan modal positif setelah menjuarai Japan Open 2026 dan China Open 2026 secara beruntun.
Rangkaian hasil tersebut menambah motivasi Fikri untuk membuktikan kemampuannya meski berstatus debutan di Kejuaraan Dunia.
"Alhamdulillah kemarin dengan hasil yang bagus, kami pun tetap persiapan harus lebih baik lagi ya. Karena menghadapi Kejuaraan, apa pun bisa terjadi, dan pasti pasangan yang bermain menggebu-gebu ingin menjuarai pertandingan tersebut," ungkap Fikri.
Fajar/Fikri sebelumnya menjuarai China Open 2026 setelah menundukkan pasangan Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae melalui pertandingan tiga gim dengan skor 16-21, 21-19, 21-19.
Fikri Matangkan Persiapan Jelang Kejuaraan Dunia
Fikri mengatakan persiapan menuju Kejuaraan Dunia telah berlangsung sekitar dua minggu dan berjalan dengan baik.
Persiapan tersebut menjadi bagian penting bagi Fajar/Fikri untuk menghadapi persaingan pada Kejuaraan Dunia BWF yang memasuki edisi ke-30.
Keberhasilan meraih dua gelar secara beruntun menjadi modal Fajar/Fikri untuk menghadapi turnamen di New Delhi, tetapi Fikri menekankan pentingnya mengendalikan ambisi saat memburu gelar juara dunia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



