HOME  ⁄  Olahraga

Tim Panjat Tebing Indonesia Raih Dua Perunggu Speed Relay, Pelatih Sebut Hasil Terbaik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tim Panjat Tebing Indonesia Raih Dua Perunggu Speed Relay, Pelatih Sebut Hasil Terbaik
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Atlet panjat tebing Indonesia Puja Lestari (kiri) beradu kecepatan dengan rekan senegaranya Susan Nur Hidayah pada final speed klasik panjat tebing putri SEA Games 2025 di Bangkok Sport Climbing Center Sport Authority, Bangkok, Thailand, Sabtu (13/12/2025). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd.)

Pantau - Tim nasional panjat tebing Indonesia meraih dua medali perunggu nomor speed relay U17 putri dan U19 putra dalam World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 di China, Selasa, 25 Agustus 2026.

Pelatih pendamping timnas panjat tebing Indonesia Judistiro menyebut dua medali tersebut sebagai hasil terbaik yang mampu diraih para atlet setelah berjuang maksimal dalam kejuaraan kelompok usia Asia tersebut.

Medali perunggu U17 putri dipersembahkan pasangan Naura Jasmine Rayya Syafiqa dan Keyzia Queenme Candley Riwo, sedangkan perunggu U19 putra diraih Haddan Malik Baqmuhyibar dan Amirul Rizqi Febriyansah.

"Tentu saja kami ingin membawa pulang medali emas, tetapi perunggu merupakan hasil terbaik sekaligus menjadi penanda kami harus banyak berbenah," kata Judistiro.

Naura dan Keyzia Taklukkan Wakil Korea Selatan

Naura dan Keyzia merebut medali perunggu speed relay U17 putri setelah menundukkan pasangan Korea Selatan.

Pasangan Indonesia mencatat waktu 18,81 detik, lebih cepat dibandingkan wakil Korea Selatan yang membukukan 19,29 detik.

Medali emas dan perak pada nomor speed relay U17 putri masing-masing diraih pasangan tuan rumah China.

Pada nomor speed relay U19 putra, Haddan dan Amirul berhasil mengalahkan wakil Kazakhstan dalam perebutan medali perunggu.

Pasangan Indonesia mencatat waktu 11,09 detik, sedangkan wakil Kazakhstan menyelesaikan perlombaan dengan catatan 11,27 detik.

Medali emas U19 putra diraih wakil China, sedangkan medali perak menjadi milik Korea Selatan.

Pelatih Soroti Evaluasi Performa Atlet

Judistiro menilai performa atlet muda Indonesia masih perlu dibenahi agar kemampuan mereka semakin terasah dalam menghadapi kompetisi internasional berikutnya.

Tim pelatih tetap mengapresiasi perjuangan para pemanjat Indonesia karena telah mengerahkan kemampuan secara maksimal sepanjang kejuaraan.

Dua medali perunggu tersebut diharapkan menjadi modal bagi atlet muda Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi di tingkat internasional.

Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim 13 atlet yang terdiri atas enam putra dan tujuh putri untuk mengikuti World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 pada 21-25 Agustus 2026.

Para atlet Indonesia turun dalam kelompok usia U17 dan U19 serta mengikuti disiplin speed, lead, dan boulder.

Penulis :
Ahmad Yusuf