
Pantau - Tim nasional basket putra Indonesia harus mengakui keunggulan Hong Kong dengan skor 60-71 dalam pertandingan Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029 di Arena Seremban, Malaysia, Minggu, 30 Agustus 2026.
Indonesia berusaha meredam permainan agresif Hong Kong sejak awal pertandingan, tetapi tim asuhan David Singleton kesulitan mengembangkan serangan secara konsisten.
Hong Kong memanfaatkan situasi tersebut untuk mengendalikan permainan dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan 19-11.
Hong Kong Unggul 16 Poin pada Babak Pertama
Hong Kong mempertahankan ritme permainan pada kuarter kedua dengan mencetak 21 poin, sedangkan Indonesia hanya mampu menambah 13 poin.
Hasil tersebut membuat Hong Kong memperlebar keunggulan menjadi 40-24 pada akhir babak pertama.
Indonesia kemudian meningkatkan efektivitas permainan setelah turun minum dengan memperbaiki serangan sekaligus membatasi perolehan angka lawan.
Tim Merah Putih mencetak 19 poin pada kuarter ketiga, sementara Hong Kong hanya mengemas 10 poin.
Performa tersebut membuat Indonesia memangkas ketertinggalan menjadi tujuh poin dengan skor 43-50 menjelang kuarter terakhir.
Indonesia Gagal Membalikkan Keadaan pada Kuarter Terakhir
Indonesia kembali memberikan tekanan pada kuarter keempat untuk mencari momentum membalikkan keadaan, tetapi Hong Kong mampu merespons dengan permainan yang lebih efektif.
Hong Kong mencetak 21 poin pada kuarter terakhir, sedangkan Indonesia menambah 17 poin hingga pertandingan berakhir dengan skor 71-60.
Kekalahan tersebut terjadi setelah Indonesia sebelumnya membuka kiprah di Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029 dengan kemenangan 80-54 atas Singapura.
Indonesia masih memiliki satu pertandingan tersisa dengan menghadapi tuan rumah Malaysia pada Senin, 31 Agustus 2026.
Pertandingan melawan Malaysia menjadi laga penting bagi Tim Merah Putih untuk menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya dalam rangkaian Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029.
- Penulis :
- Gerry Eka




