
Pantau - World Boxing Organization (WBO) memberikan tenggat hingga 10 September 2026 kepada tim juara dunia kelas super menengah Hamzah Sheeraz dan penantang wajib Zhanibek Alimkhanuly untuk mencapai kesepakatan mengenai duel perebutan gelar.
"Jika para pihak gagal mencapai dan menyerahkan kesepakatan dalam jangka waktu yang telah ditentukan, Komite Kejuaraan Dunia WBO akan memerintahkan proses lelang penawaran (purse bid)," demikian pernyataan WBO melalui media sosial resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Promotor kedua petinju, Top Rank dan Queensberry Promotions, sebelumnya mengajukan permintaan bersama untuk mendapatkan tambahan waktu selama satu pekan guna melanjutkan negosiasi.
WBO kemudian memberikan perpanjangan waktu hingga 10 September 2026 paling lambat pukul 17.00 Waktu Standar Atlantik (AST).
Negosiasi Tentukan Jadwal hingga Hak Promosi
Tambahan waktu tersebut dapat digunakan kedua promotor untuk menyelesaikan sejumlah detail pertarungan, termasuk kemungkinan tanggal, lokasi, pembagian hak promosi, dan pendapatan.
Jika kesepakatan tidak tercapai hingga batas waktu tersebut, WBO akan menjalankan mekanisme lelang penawaran sesuai aturan organisasi.
Promotor yang mengajukan penawaran terbaik dalam mekanisme tersebut akan memperoleh hak untuk mempromosikan pertarungan.
WBO sebelumnya menetapkan Zhanibek sebagai penantang wajib dan memerintahkan Sheeraz mempertahankan gelar juara dunia kelas super menengah miliknya melawan petinju Kazakhstan tersebut.
Sheeraz dan Zhanibek Sama-Sama Belum Terkalahkan
Sheeraz merebut sabuk juara dunia kelas super menengah WBO yang lowong setelah mengalahkan petinju Jerman Alem Begic melalui knockout (KO) pada ronde kedua di Giza, Mesir, pada Mei 2026.
Petinju Inggris tersebut kemudian mempertahankan gelarnya untuk pertama kali dengan mengalahkan Simon Zachenhuber melalui keputusan mayoritas dalam pertarungan di Jeddah, Arab Saudi, pada Juli 2026.
Sheeraz kini mengantongi rekor 24 kemenangan, termasuk 19 KO, dan satu hasil seri.
Zhanibek merupakan mantan juara dunia kelas menengah WBO yang mengosongkan gelarnya pada Juli 2026 setelah memutuskan naik ke kelas super menengah.
Petinju Kazakhstan tersebut juga belum terkalahkan dengan catatan 17 kemenangan, termasuk 12 melalui KO.
Kemenangan atas Sheeraz akan membuka peluang bagi Zhanibek untuk mencatatkan prestasi sebagai juara dunia di dua kelas berbeda.
- Penulis :
- Aditya Yohan




