
Pantau - Juara dunia kelas welter World Boxing Council (WBC) Ryan Garcia membidik pertarungan melawan juara World Boxing Association (WBA) Teofimo Lopez setelah mempertahankan gelarnya dengan mengalahkan Conor Benn melalui technical knockout (TKO) di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu WIB.
Garcia langsung melontarkan tantangan kepada Lopez setelah pertarungannya melawan Benn berakhir hanya dalam dua ronde.
"Teofimo (Lopez), cepat kemari. Kau di mana?," kata Ryan Garcia seusai pertarungan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat.
Kemenangan tersebut membuat petinju Amerika Serikat berusia 28 tahun itu mempertahankan sabuk juara dunia kelas welter WBC sekaligus memperkuat rekor profesionalnya menjadi 26 kemenangan dan dua kekalahan.
Sebanyak 21 dari 26 kemenangan Garcia diraih melalui KO atau TKO.
Garcia Bidik Penyatuan Gelar WBC-WBA
Petinju berjuluk "King Ry" kini membidik Lopez sebagai salah satu calon lawan berikutnya dalam upaya menyatukan gelar kelas welter WBC dan WBA.
Selain Lopez, Garcia juga menyebut rivalnya yang memegang gelar kelas welter WBO, Devin Haney, sebagai calon lawan yang ingin dihadapinya.
Lopez sebelumnya hadir dalam konferensi pers Garcia-Benn dan telah menyatakan keinginannya menghadapi pemenang pertarungan tersebut.
Lopez bahkan mencoba menerobos masuk ke dalam ring setelah kemenangan Garcia atas Benn, tetapi langkahnya dihentikan oleh petugas keamanan.
"Dia mau bertindak gila, saya juga bisa bertindak gila. Sebenarnya itu tidak masalah. Aku akan menghajar kamu sekarang juga," katanya.
Lopez sebelumnya juga memprediksi Garcia akan keluar sebagai pemenang dalam pertarungan melawan Benn.
Duel Garcia-Lopez Berpeluang Digelar pada Cinco de Mayo
Apabila pertarungan Garcia melawan Lopez terealisasi, duel penyatuan gelar tersebut berpeluang digelar pada akhir pekan Cinco de Mayo yang bertepatan dengan perayaan hari libur nasional Meksiko pada 5 Mei.
Periode Cinco de Mayo selama ini menjadi salah satu momentum tradisional penyelenggaraan pertandingan tinju besar.
Rencana tersebut juga dapat berlangsung bersamaan dengan pertarungan penyatuan gelar kelas penjelajah antara David Benavidez dan Jai Opetaia.
Benavidez dan Opetaia disebut telah berjanji untuk bertemu dalam pertarungan pada Mei 2027.
Sebelum mengalahkan Benn, Garcia juga telah mengungkapkan bahwa dirinya dan Benavidez pernah membicarakan kemungkinan menggelar pertarungan ganda Cinco de Mayo secara bersama.
Garcia Juga Incar Devin Haney
Garcia tidak hanya mengarahkan perhatiannya kepada Lopez setelah mempertahankan gelar WBC karena dirinya turut melontarkan tantangan kepada Haney.
Haney saat ini memegang gelar kelas welter WBO dan memiliki rivalitas dengan Garcia.
“Kami harus membereskan kekacauan itu. Semoga kami bisa mengalahkan Devin Haney lagi untuk merebut gelar juara tak terbantahkan," katanya.
Garcia kini membuka peluang menghadapi Lopez maupun Haney setelah kemenangan cepat atas Benn memperkuat posisinya di kelas welter.
- Penulis :
- Gerry Eka




