HOME  ⁄  Olahraga

Yoga Ardika Buka Debut Teqball Indonesia di Asian Games 2026 dengan Dua Kemenangan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Yoga Ardika Buka Debut Teqball Indonesia di Asian Games 2026 dengan Dua Kemenangan
Foto: (Sumber :Atlet teqball Indonesia Yoga Ardika Putra saat melakoni pertandingan penyisihan Grup B nomor tunggal putra di Nagoya City Higashi Sports Center, Jepang, Kamis (17/9/2026). Yoga terlebih dahulu menaklukkan wakil Vietnam Truong Giang Ba dengan 7-12, 12-11, 12-8, sebelum mengatasi wakil Laos Alisa dua set langsung 12-5, 12-6. (ANTARA/HO-NOC Indonesia).)

Pantau - Atlet teqball Indonesia Yoga Ardika Putra membuka debut Indonesia pada Asian Games 2026 dengan meraih dua kemenangan dalam penyisihan Grup B nomor tunggal putra di Nagoya City Higashi Sports Center, Jepang, Kamis (17/9/2026).

Yoga terlebih dahulu menaklukkan wakil Vietnam Truong Giang Ba melalui pertandingan tiga set dengan skor 7-12, 12-11, dan 12-8.

Atlet berusia 21 tahun itu kemudian mengatasi wakil Laos, Alisa, dalam dua set langsung dengan skor 12-5 dan 12-6.

Dua kemenangan tersebut menjadi awal positif bagi Indonesia dalam penampilan perdana cabang teqball di Asian Games sekaligus menjaga peluang untuk meraih medali.

"Cukup fokus dengan kemampuan yang kami punya dan percaya diri. Kami tetap fokus pada tujuan. Kami sudah latihan capek-capek sebelumnya, tidak boleh kalah dengan hal-hal tegang seperti ini," kata Yoga dalam keterangan resmi NOC Indonesia seusai pertandingan.

Yoga Sempat Tegang pada Laga Pertama

Yoga mengakui sempat merasakan ketegangan ketika menjalani pertandingan pertamanya di Asian Games.

Mahasiswa Manajemen Olahraga Universitas Negeri Jakarta tersebut berusaha mengatasi tekanan dengan berkonsentrasi pada pola permainannya sendiri dan tidak terpengaruh situasi pertandingan.

Persiapan panjang yang telah dijalani bersama tim juga menjadi modal Yoga untuk menghadapi tekanan selama pertandingan.

Setelah kehilangan set pertama 7-12 ketika menghadapi Truong Giang Ba, Yoga mampu bangkit dengan memenangi dua set berikutnya 12-11 dan 12-8.

Yoga kemudian melanjutkan performanya dengan mengalahkan Alisa dari Laos dalam dua set langsung.

Tiga Lawan Masih Menanti di Grup B

Yoga masih harus menjalani tiga pertandingan penyisihan Grup B melawan wakil Korea Selatan, Jepang, dan Filipina.

Ia menilai ketiga lawannya memiliki kualitas yang perlu diwaspadai, terutama Filipina yang sebelumnya pernah dihadapi Indonesia.

"Kami tahu Korea selanjutnya, Jepang dan Filipina punya permainan yang cukup bagus. Kami juga pernah menghadapi Filipina sebelumnya. Mereka punya permainan yang bagus. Tetap fokus sama permainan sendiri," ujar Yoga.

Yoga berharap mampu mempertahankan performanya dalam sisa pertandingan sehingga peluang Indonesia melangkah lebih jauh tetap terbuka.

"Mohon dukungan dan doanya untuk kami, Tim Teqball Indonesia bisa memainkan permainan yang terbaik dan insya Allah hasilnya juga baik. Semoga bisa menyumbangkan medali pertama teqball buat Indonesia di Asian Games," katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026