
Pantau - Mantan juara dunia kelas bridger World Boxing Council (WBC) Kevin Lerena menurunkan berat badan untuk memburu sabuk WBC International Cruiserweight saat menghadapi Scott Forrest di Sandton Convention Centre, Afrika Selatan, 7 November 2026.
Petinju asal Afrika Selatan tersebut memutuskan meninggalkan kelas bridger 101,6 kilogram dan kembali bertarung di kelas cruiserweight atau penjelajah dengan batas 90,7 kilogram.
"Lerena telah membuat keputusan drastis namun terencana: meninggalkan divisi kelas bridger dan turun ke kelas penjelajah (90,7 kg)," demikian pernyataan WBC melalui laman resminya.
Keputusan itu membawa Lerena kembali ke divisi tempat dirinya membangun reputasi dan pernah menjadi juara selama beberapa tahun.
Lerena Jalani Program Penurunan Berat Badan
Lerena sebelumnya kehilangan gelar WBC setelah kalah tipis melalui keputusan juri dari petinju Belgia Ryad Merhy pada Mei 2026.
Setelah kekalahan tersebut, Lerena menilai kelas 200 pon merupakan divisi yang lebih sesuai untuk dirinya.
Petinju berusia 34 tahun itu menjalani proses penurunan berat badan dari 100,7 kilogram menjadi 97 kilogram sebagai bagian dari persiapan kembali ke kelas penjelajah.
Setiap sesi latihan difokuskan untuk mencapai berat badan yang sesuai sekaligus mempertahankan disiplin mental dan kondisi fisiknya.
Lerena yang berada di peringkat kelima WBC membidik kemenangan meyakinkan agar dapat membuka jalan menuju kesempatan memperebutkan gelar juara dunia.
Scott Forrest Jadi Rintangan Pertama
Upaya Lerena kembali bersaing di kelas penjelajah akan diuji Scott Forrest, petinju asal Skotlandia dengan pengalaman amatir tingkat atas.
Forrest tercatat sembilan kali menjadi juara nasional di negaranya serta pernah memperkuat Tim GB.
Petinju Skotlandia tersebut juga pernah tampil pada Commonwealth Games 2014 dan 2018 serta mengikuti kejuaraan dunia.
Lerena dan Forrest akan menjadi bintang utama dalam acara bertajuk "Knockout Chaos 3: The Return".
Pertarungan tersebut akan memperebutkan WBC International Cruiserweight Championship yang menjadi salah satu jalur bagi petinju untuk meningkatkan posisi menuju persaingan gelar dunia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




