HOME  ⁄  Olahraga

Tim Sepak Takraw Putri Indonesia Takluk 0-3 dari Korea Selatan di Asian Games 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Tim Sepak Takraw Putri Indonesia Takluk 0-3 dari Korea Selatan di Asian Games 2026
Foto: ARSIP - Pesepak takraw putri Indonesia Kusnnelia (kiri) dan Dita Pratiwi (kanan) menerima bola saat melawan Vietnam dalam final quadrant Asian Games 2022 di Jinhua Sports Centre Gymnasium, Jinhua, China, Rabu (4/10/2023).

Pantau - Tim sepak takraw putri Indonesia kalah 0-3 dari Korea Selatan pada pertandingan Grup A nomor tim regu Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Jepang, Minggu, 20 September 2026.

Indonesia memberikan perlawanan dengan memaksa seluruh pertandingan berlangsung hingga tiga set, tetapi Korea Selatan mampu mengamankan kemenangan pada setiap regu.

Regu pertama Indonesia yang diperkuat Yuliana, Wan Annisa Rachmadi, dan Frisca Kharisma Indrasari kalah 1-2 dengan skor 11-15, 15-12, dan 11-15.

Indonesia sempat menyamakan kedudukan dengan merebut set kedua, tetapi Korea Selatan kembali unggul pada set penentuan.

Regu Kedua Indonesia Juga Kalah Tiga Set

Regu kedua Indonesia yang beranggotakan Dini Mita Sari, Kusnelia, dan Choirunnisa kembali memberikan perlawanan hingga tiga set.

Indonesia kehilangan set pertama 8-15 sebelum membalas dengan kemenangan 15-10 pada set kedua.

Korea Selatan kemudian merebut set ketiga dengan skor ketat 15-13 sekaligus membawa mereka unggul 2-0 dalam pertandingan tim.

Korea Selatan Kunci Kemenangan 3-0

Pada pertandingan ketiga, Indonesia menurunkan Fujy Anggy Lestari, Ayvonne Halimatu Zahra Perdhana, dan Dita Pratiwi menghadapi Park Seonju, Kim Ji Young, serta Kim Yeji.

Regu Indonesia memenangi set pertama 17-15, tetapi Korea Selatan membalikkan keadaan dengan merebut dua set berikutnya 15-12 dan 15-11.

Hasil tersebut membuat Korea Selatan menyapu tiga pertandingan regu dan memastikan kemenangan 3-0 atas Indonesia pada Grup A.

Nomor tim regu merupakan format pertandingan beregu yang mempertemukan beberapa regu dari masing-masing negara dalam satu pertandingan tim.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026