HOME  ⁄  Olahraga

Syafira Nurhasti Jadikan Volunteer Olahraga sebagai Hobi hingga Bertugas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Syafira Nurhasti Jadikan Volunteer Olahraga sebagai Hobi hingga Bertugas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Foto: (Sumber :Profil Syafira Nurhasti (kostum hijau) saat menjadi volunteer di venue cabang olahraga bulu tangkis dalam perhelatan Asian Games Aichi-Nagoya 2026, di Jepang 19 September-4 Oktober 2026. ANTARA/Roy Rosa Bachtiar/aa..)

Pantau - Syafira Nurhasti, perempuan asal Jakarta, menjadikan aktivitas sebagai volunteer atau sukarelawan olahraga sebagai hobi yang membawanya terlibat dalam berbagai ajang internasional, termasuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.

Syafira ditemui saat bertugas di arena pertandingan bulu tangkis di Kota Ichinomiya, Aichi, Jepang, Sabtu (26/9/2026).

Karyawan swasta tersebut meluangkan waktunya selama dua pekan untuk menjadi sukarelawan di arena bulu tangkis Asian Games 2026 yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober.

Kecintaannya terhadap bulu tangkis sebagai bagian dari Badminton Lovers menjadi salah satu alasan Syafira memilih terlibat langsung dalam pesta olahraga tersebut.

Perjalanan Jadi Volunteer Dimulai sejak Asian Games 2018

Perjalanan Syafira menjadi sukarelawan ajang olahraga internasional bermula ketika Asian Games Jakarta-Palembang digelar pada 2018.

Pengalaman pertamanya tersebut justru mendorong Syafira untuk terus terlibat sebagai sukarelawan dalam berbagai ajang olahraga berikutnya.

Kecintaannya terhadap olahraga, khususnya bulu tangkis, juga berkembang ketika menempuh pendidikan di Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta.

Meski setelah lulus tidak memilih karier sebagai atlet, Syafira tetap menyalurkan kegemaran dan pengetahuannya mengenai olahraga melalui kegiatan sukarelawan.

Syafira bahkan sempat menjadi sukarelawan dalam Olimpiade Paris 2024 sebelum akhirnya bertugas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Proses menuju Asian Games 2026 telah dimulai sejak dua tahun sebelumnya ketika Syafira mengetahui pendaftaran sukarelawan dibuka pada 2024.

Ia kemudian mendaftarkan diri dan menjalani seluruh proses seleksi hingga wawancara secara daring melalui Zoom.

Pada saat proses seleksi tersebut berlangsung, Syafira juga tengah disibukkan dengan tugasnya sebagai sukarelawan Olimpiade Paris 2024.

Bertugas di Mixed Zone Buka Kesempatan Dekat dengan Atlet

Bagi Syafira, menjadi sukarelawan memberikan pengalaman berbeda dibandingkan sekadar datang ke arena pertandingan sebagai penonton.

Ia memilih tugas di bagian media, khususnya di area mixed zone, yang membuatnya dapat berada lebih dekat dengan atlet.

Mixed zone merupakan area khusus bagi jurnalis untuk melakukan wawancara secara langsung dengan atlet setelah pertandingan selesai.

Penempatan tersebut memberikan kesempatan bagi Syafira untuk melihat lebih dekat para atlet, termasuk pebulu tangkis yang selama ini menjadi bagian dari kegemarannya terhadap olahraga.

Pengalaman itu pula yang membuat kegiatan sukarelawan menjadi cara Syafira menikmati atmosfer kompetisi sekaligus berkontribusi langsung dalam penyelenggaraan ajang olahraga internasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026