HOME  ⁄  Olahraga

Menpora Erick Thohir Apresiasi Ketua Federasi yang Dampingi Langsung Atlet Indonesia di Asian Games 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Menpora Erick Thohir Apresiasi Ketua Federasi yang Dampingi Langsung Atlet Indonesia di Asian Games 2026
Foto: Menpora Erick Thohir (tengah) dan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari (kanan) memberikan semangat kepada atlet teqball Indonesia Sumaya (kiri) seusai kalah dari atlet teqball Myanmar Wai Khin Hnin pada final tunggal putri teqball Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya City Higashi Sports Center, Aichi, Jepang, Minggu (20/9/2026). Sumaya meraih medali perak setelah kalah rubber set dengan skor 12-10, 8-12, dan 9-12.

Pantau - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi sejumlah ketua umum federasi atau cabang olahraga yang hadir langsung mendampingi perjuangan atlet Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.

Erick menilai kehadiran pimpinan federasi di arena pertandingan menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan langsung kepada atlet yang membawa nama Indonesia.

"Ketika ketua umumnya hadir, dia bukan hanya sekadar menonton pertandingan, melainkan bisa melihat langsung perjuangan atlet, memberikan semangat, fokus memperhatikan pertandingan, dan memahami apa yang dibutuhkan atlet," kata Erick Thohir dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Ketua PBSI dan PABSI Dampingi Atlet di Jepang

Dua pimpinan federasi yang hadir mendampingi atlet adalah Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Muhammad Fadil Imran dan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) Rosan Perkasa Roeslani.

Cabang olahraga yang dipimpin keduanya juga telah menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Menurut Erick, kehadiran langsung pimpinan federasi memungkinkan mereka melihat perjuangan atlet sekaligus memahami situasi dan kebutuhan selama kompetisi.

Ia menyebut atlet tidak hanya membutuhkan program latihan, tetapi juga perlu merasakan bahwa perjuangan mereka mendapatkan perhatian, pengawalan, dan penghargaan.

"Ketika para ketua umum cabang olahraga hadir langsung di arena, itu menunjukkan bahwa atlet tidak berjuang sendirian," katanya.

Bulu Tangkis dan Angkat Besi Capai Target Emas

Erick mengaku gembira dengan pencapaian cabang olahraga bulu tangkis dan angkat besi yang berhasil memenuhi target meraih medali emas pada Asian Games 2026.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil perjuangan atlet, pelatih, tim pendukung, serta kerja bersama seluruh pihak.

Kehadiran ketua umum federasi juga dinilai menjadi bagian dari dukungan dan pengawalan terhadap perjuangan para atlet selama kompetisi.

Erick berharap semakin banyak pimpinan cabang olahraga yang hadir langsung ketika atlet Indonesia berlaga dalam ajang internasional.

Menurutnya, kedekatan antara pimpinan federasi, pelatih, dan atlet dapat memperkuat komunikasi serta membantu memastikan kebutuhan atlet mendapatkan perhatian langsung.

"Kita ingin semua pihak hadir dan mengambil tanggung jawabnya. Pemerintah mendukung, federasi mengawal, pelatih mempersiapkan, dan atlet berjuang. Kalau semua bergerak bersama, kita punya kekuatan yang lebih besar," katanya.

Menpora Ajak Semua Pihak Jaga Dukungan untuk Atlet

Erick mengajak seluruh pihak menjaga semangat kebersamaan hingga perjuangan Kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berakhir.

Ia menegaskan para atlet harus terus mendapatkan dukungan penuh selama bertanding di Jepang.

Menurut Erick, perjuangan atlet di arena tidak hanya membawa nama masing-masing cabang olahraga, tetapi juga membawa nama Indonesia.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026