
Pantau - Pembalap McLaren Lando Norris melontarkan kritik terhadap sejumlah pembalap setelah dirinya gagal menyelesaikan balapan atau did not finish (DNF) akibat terlibat tabrakan dengan Franco Colapinto dan Pierre Gasly pada GP Azerbaijan 2026 di Sirkuit Kota Baku, Sabtu (26/9/2026).
Insiden tersebut sekaligus memutus catatan Norris yang selalu memperoleh poin dalam delapan seri sebelumnya.
"Pada akhirnya, saya harus keluar...ada beberapa pembalap yang seharusnya tidak berada di F1, sejujurnya," kata Norris dikutip dari laman Formula 1, Minggu (27/9/2026).
Tabrakan Bermula di Tikungan Pertama
Insiden bermula ketika Colapinto gagal melewati tikungan pertama dan kemudian mengalami kontak dengan Gasly.
Norris yang berada di jalur luar berusaha melewati tikungan, tetapi ikut terlibat kontak dengan kedua pembalap tersebut.
Kontak itu membuat Norris kehilangan kendali hingga menabrak pagar pembatas dan tidak dapat melanjutkan balapan.
Pembalap asal Brighton tersebut mengakui masih terdapat hal yang perlu diperbaiki setelah mengalami insiden di Baku.
"Saya berharap kami dapat memperbaikinya. Jika tidak, aku akan tetap membuat kesalahan," ungkap Norris.
Norris Alihkan Fokus ke Balapan Berikutnya
Setelah gagal finis di GP Azerbaijan, Norris memilih mengalihkan fokus menuju seri Formula 1 berikutnya.
Balapan selanjutnya dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 2 Oktober 2026.
Norris memperkirakan McLaren masih akan menghadapi sejumlah akhir pekan yang berat, tetapi berharap seri berikutnya dapat memberikan hasil lebih baik.
"Kami akan berada di beberapa akhir pekan berat lagi, saya membayangkan. Mungkin Malaysia adalah tempat yang lebih baik bagi kami," ujar Norris.
- Penulis :
- Gerry Eka




