
Pantau - Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri gagal mengikuti langkah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari wakil China Liang Weikeng/Wang Chang pada babak semifinal di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Senin (28/9/2026).
Fajar/Fikri harus mengakui keunggulan Liang/Wang melalui pertandingan tiga gim dengan skor 17-21, 21-13, 9-21.
Hasil tersebut membuat Indonesia gagal menciptakan All Indonesian Final pada nomor ganda putra.
“Selesai sudah tugas kami di Asian Games, menyumbangkan medali perunggu. Memang bukan yang kami harapkan, tapi kami tetap bersyukur. Ini lah kami, sudah bermain secara maksimal,” tutur Fajar setelah pertandingan.
Pertahanan Liang/Wang Sulit Ditembus
Fajar/Fikri mengakui keunggulan Liang/Wang yang tampil solid sepanjang pertandingan berdurasi 60 menit tersebut.
Berbagai serangan dan smes yang dilancarkan pasangan Indonesia berulang kali mampu dikembalikan dengan baik oleh Liang/Wang.
Fajar menilai pasangan China telah mempersiapkan pertandingan dengan baik dan mengetahui kelemahan mereka.
“Pasangan China sangat luar biasa ya permainannya, mereka sangat siap, sangat tahu kelemahan kami. Sebaliknya, kami sudah mencoba berbagai cara dengan berbagai serangan tapi mereka memang sangat siap dengan pertahanannya,” Fajar menceritakan.
Fikri juga menilai pertahanan solid menjadi salah satu kekuatan utama Liang/Wang yang sulit ditembus.
“Bermain sangat solid. Tadi kami berdua sudah berusaha menyerang tapi tidak bisa tembus, jadi ya itu hasilnya,” kata Fikri menambahkan.
Leo/Daniel Jadi Tumpuan Indonesia di Final
Kegagalan Fajar/Fikri membuat Indonesia menyisakan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pada pertandingan final nomor ganda putra.
Leo/Daniel selanjutnya akan menghadapi Liang/Wang dalam perebutan medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Sementara itu, Fajar/Fikri mengakhiri perjalanan mereka pada nomor ganda putra dengan membawa pulang medali perunggu.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




