
Pantau - Petenis Spanyol Carlos Alcaraz menjadikan kesiapan mental sebagai prioritas utama menjelang Shanghai Masters 2026 setelah meraih gelar juara di Tokyo, Jepang, pada Selasa (6/10/2026).
Petenis peringkat ketiga dunia tersebut bertekad mempertahankan performanya hingga akhir musim sekaligus memburu gelar pertamanya di turnamen ATP Masters 1000 Shanghai.
Alcaraz datang ke Shanghai dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai turnamen ATP 500 Tokyo yang menjadi gelar ketiganya pada level tur sepanjang 2026.
“Bagi saya, yang paling penting adalah merasa segar secara mental. Saya siap menghadapi tantangan di turnamen ini,” kata Alcaraz dalam konferensi pers menjelang pertandingan, sebagaimana dikutip dari ATP, Sabtu (10/10/2026).
Petenis berusia 23 tahun itu mengakui bahwa periode akhir musim dalam beberapa tahun sebelumnya bukan menjadi fase terbaik dalam penampilannya.
Karena itu, ia berusaha menjaga kondisi fisik dan mental agar tetap mampu bersaing dalam perebutan gelar pada sisa musim kompetisi.
Alcaraz Targetkan Gelar Shanghai Masters 2026
Alcaraz menyatakan keinginannya untuk tampil maksimal di Shanghai setelah berhasil meraih hasil positif pada turnamen sebelumnya.
Keberhasilan menjuarai ATP 500 Tokyo menjadi tambahan motivasi bagi petenis asal Spanyol tersebut untuk menghadapi persaingan di Shanghai Masters.
“ Saat ini, saya hanya ingin berada dalam kondisi yang baik untuk turnamen ini karena saya benar-benar ingin memenangi gelar. Saya pikir hal itu memberi dorongan tambahan bagi saya untuk menjalani sisa musim,” ujar Alcaraz.
Shanghai Masters menjadi salah satu turnamen yang ingin dimenangi Alcaraz karena ia belum pernah melampaui babak perempat final pada ajang tersebut.
Turnamen yang berlangsung di lapangan keras itu juga menjadi kesempatan baginya untuk meningkatkan pencapaian setelah absen pada penyelenggaraan musim sebelumnya.
Alcaraz mengaku antusias kembali bertanding di Tiongkok dan merasakan dukungan para penggemar tenis setempat.
Cedera Pergelangan Tangan Sempat Hambat Musim Alcaraz
Perhatian Alcaraz terhadap kondisi fisik dan mental tidak terlepas dari cedera yang dialaminya pada awal 2026.
Ia sempat absen lebih dari empat bulan akibat masalah pada pergelangan tangan.
Cedera tersebut membuat Alcaraz kehilangan sejumlah kesempatan bertanding sebelum akhirnya kembali mengikuti kompetisi.
Setelah pulih, ia mampu menunjukkan peningkatan performa dan kembali bersaing di turnamen tingkat atas.
Sebelum meraih gelar di Tokyo, Alcaraz berhasil mencapai babak perempat final US Open 2026.
Langkahnya pada turnamen Grand Slam tersebut terhenti setelah kalah dari petenis Amerika Serikat Ben Shelton melalui tie-break pada set kelima.
Pertandingan ketat tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan Alcaraz dalam membangun kembali performanya setelah cedera.
Alcaraz Bersiap Hadapi Cerundolo atau Nicolas Mejia
Pada pertandingan pembuka Shanghai Masters 2026, Alcaraz dijadwalkan menghadapi Juan Manuel Cerundolo atau petenis kualifikasi asal Kolombia, Nicolas Mejia.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (10/10/2026).
Alcaraz berupaya memulai turnamen dengan hasil positif untuk membuka peluang melangkah lebih jauh dibandingkan pencapaiannya pada edisi sebelumnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat Tiongkok dalam menyambut pertandingan tenis.
“Saya selalu senang setiap kali datang ke sini karena masyarakatnya menghargai tenis yang bagus dan pertandingan yang menarik. Saya pikir antusiasme mereka sangat luar biasa,” tutur Alcaraz.
Alcaraz Sudah Pastikan Tiket ATP Finals 2026
Berdasarkan catatan menang-kalah ATP, Alcaraz telah membukukan 32 kemenangan dan empat kekalahan sepanjang musim 2026.
Catatan tersebut menunjukkan performanya setelah kembali berkompetisi menyusul masa pemulihan cedera.
Alcaraz juga telah memastikan tempat dalam ATP Finals 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 15–22 November.
Dengan jadwal kompetisi yang masih berlanjut hingga November, ia menilai kesiapan mental menjadi faktor penting untuk mempertahankan konsistensi permainan.
Shanghai Masters kini menjadi salah satu kesempatan bagi Alcaraz untuk menambah koleksi gelar sekaligus memperbaiki pencapaiannya pada turnamen lapangan keras tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




