
Pantau - Petinju Amerika Serikat Floyd Schofield berhasil merebut gelar juara dunia kelas ringan (61,5 kilogram) World Boxing Association (WBA) setelah mengalahkan Lucas Bahdi melalui keputusan bulat juri dalam pertarungan 12 ronde di Wintrust Arena, Chicago, Amerika Serikat, Minggu (11/10/2026) WIB.
Schofield yang berusia 24 tahun memastikan kemenangan setelah tiga juri memberikan skor 115-111, 116-110, dan 119-108 atas petinju asal Kanada tersebut.
Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Schofield meraih sabuk juara dunia WBA kelas ringan yang sebelumnya berstatus kosong.
Hasil tersebut juga memperpanjang rekor profesional Schofield menjadi 20 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 13 kemenangan melalui knockout (KO).
Sementara itu, Bahdi harus menerima kekalahan pertama sepanjang karier profesionalnya setelah sebelumnya sama-sama memasuki pertandingan dengan rekor tidak terkalahkan.
Floyd Schofield Menang Angka Setelah Pertarungan Sengit 12 Ronde
Pertandingan antara Floyd Schofield dan Lucas Bahdi berlangsung ketat karena kedua petinju memiliki kemampuan menyerang yang berbahaya.
Schofield mengandalkan kecepatan dan pergerakan untuk mengendalikan jalannya pertandingan sejak pertarungan berlangsung.
Petinju Amerika Serikat itu berusaha mengatur jarak dan tempo serangan untuk menghadapi tekanan yang diberikan Bahdi.
Namun, Bahdi tidak memberikan kemenangan mudah karena terus memberikan perlawanan sepanjang pertandingan.
Petinju Kanada berusia 32 tahun tersebut mampu memberikan tekanan yang membuat Schofield harus bekerja keras hingga ronde terakhir.
Persaingan kedua petinju berlangsung hingga 12 ronde sebelum hasil pertandingan ditentukan melalui penilaian tiga juri.
Schofield akhirnya dinyatakan sebagai pemenang melalui keputusan bulat setelah seluruh juri memberikan keunggulan angka kepadanya.
Schofield Sempat Terjatuh Sebelum Bangkit dan Menang
Pertarungan perebutan sabuk juara dunia WBA tersebut tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi Floyd Schofield.
Dalam duel menghadapi Lucas Bahdi, Schofield sempat terjatuh ke kanvas sebelum kembali bangkit dan melanjutkan pertandingan.
Insiden tersebut menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi Schofield dalam mempertahankan peluang merebut gelar juara dunia.
Meski sempat terjatuh, petinju berusia 24 tahun itu mampu menjaga konsentrasi dan melanjutkan pertarungan hingga bel terakhir.
Schofield kemudian memanfaatkan kecepatan dan pergerakannya untuk tetap bersaing dalam perebutan angka.
Ketahanan mental dan kemampuannya mempertahankan pola permainan menjadi faktor yang membantunya menyelesaikan pertandingan.
Setelah 12 ronde berakhir, ketiga juri memberikan kemenangan kepada Schofield dengan skor 115-111, 116-110, dan 119-108.
Rekor Floyd Schofield Bertambah Jadi 20 Kemenangan Tanpa Kekalahan
Kemenangan atas Lucas Bahdi membuat Floyd Schofield mempertahankan catatan tidak terkalahkan dalam karier tinju profesionalnya.
Schofield kini mengoleksi 20 kemenangan dari 20 pertandingan, dengan 13 di antaranya diperoleh melalui KO.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting karena Schofield berhasil meraih gelar juara dunia kelas ringan WBA pada usia 24 tahun.
Gelar yang diperebutkan dalam pertandingan tersebut sebelumnya berstatus kosong sehingga kemenangan ini memastikan Schofield sebagai pemegang sabuk juara dunia.
Keberhasilan itu juga menempatkan Schofield dalam jajaran petinju muda yang telah meraih gelar juara dunia profesional.
Schofield kini menghadapi tantangan mempertahankan gelarnya di kelas ringan yang dihuni sejumlah petinju dengan kemampuan bersaing memperebutkan sabuk juara dunia.
Lucas Bahdi Alami Kekalahan Pertama dalam Karier Profesional
Di sisi lain, hasil pertandingan di Chicago menjadi kekalahan pertama bagi Lucas Bahdi sepanjang karier profesionalnya.
Sebelum menghadapi Schofield, petinju Kanada berusia 32 tahun itu memiliki rekor tidak terkalahkan.
Setelah pertandingan tersebut, catatan profesional Bahdi berubah menjadi 20 kemenangan dan satu kekalahan.
Dari 20 kemenangan yang dikoleksinya, sebanyak 15 pertandingan dimenangkan melalui KO.
Kekalahan tersebut sekaligus menggagalkan kesempatan Bahdi untuk merebut gelar juara dunia WBA kelas ringan yang sebelumnya kosong.
Meski kalah, Bahdi mampu memberikan perlawanan selama 12 ronde dan membuat Schofield harus melewati pertandingan yang tidak mudah.
Dengan hasil tersebut, Floyd Schofield resmi menyandang status juara dunia WBA kelas ringan, sementara Lucas Bahdi harus menerima kekalahan perdana dalam karier profesionalnya.
- Penulis :
- Gerry Eka




