HOME  ⁄  Olahraga

PP Pelti Proses Naturalisasi Petenis Rusia Arina Varaksina untuk Perkuat Indonesia di SEA Games 2027

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PP Pelti Proses Naturalisasi Petenis Rusia Arina Varaksina untuk Perkuat Indonesia di SEA Games 2027
Foto: (Sumber :Kabid Binpres PP Pelti Ardi Rivali menjawab pertanyaan wartawan di Lapangan Tenis Jatayu Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/10/2026). ANTARA/Donny Aditra.)

Pantau - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) tengah memproses naturalisasi petenis putri asal Rusia, Arina Varaksina, yang diproyeksikan memperkuat tim nasional tenis Indonesia pada SEA Games 2027 di Malaysia.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Pelti Ardi Rivali mengatakan proses perpindahan kewarganegaraan atlet berusia 19 tahun tersebut masih berada pada tahap pengurusan dokumen oleh bidang hukum organisasi.

Arina menjadi salah satu atlet yang dipertimbangkan Pelti untuk menambah kekuatan tim nasional setelah menunjukkan sejumlah pencapaian dalam turnamen tenis.

"Dia sudah tinggal di Indonesia selama lebih dari 10 tahun sejak umur setahun dan tertarik membela Indonesia," kata Ardi seusai pembukaan Liga Tenis Indonesia Seri 2 di Lapangan Tenis Jatayu Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/10/2026).

Arina Varaksina Tumbuh Besar di Indonesia

Ardi menjelaskan bahwa Arina merupakan warga negara Rusia yang tidak memiliki garis keturunan Indonesia.

Meski demikian, petenis tersebut telah memiliki hubungan panjang dengan Indonesia karena menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Tanah Air.

Arina diketahui mulai tinggal di Indonesia sejak berusia satu tahun dan menetap selama lebih dari satu dekade.

Setelah tumbuh besar di Indonesia, ia sempat kembali ke Rusia untuk menjalani latihan bersama pelatih di negara asalnya.

Saat ini, Arina telah kembali berada di Indonesia dan menjadi salah satu atlet yang dipantau PP Pelti.

Menurut Ardi, ketertarikan Arina untuk membela Indonesia menjadi salah satu pertimbangan dalam pengajuan proses naturalisasi.

Namun, penyelesaian administrasi kewarganegaraan masih membutuhkan waktu sebelum petenis tersebut dapat memperkuat tim nasional.

Pernah Kalahkan Petenis Peringkat 150 Dunia

PP Pelti mempertimbangkan kualitas permainan dan rekam jejak Arina dalam menentukan langkah naturalisasi.

Ardi menyebut Arina saat ini berada di sekitar peringkat 900 dunia berdasarkan daftar Asosiasi Tenis Putri atau Women's Tennis Association (WTA).

Meski demikian, Arina tercatat pernah mengalahkan petenis yang menempati peringkat 150 dunia.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu alasan Pelti menilai Arina memiliki kemampuan untuk bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.

Ardi bahkan menilai kualitas permainan Arina dapat disejajarkan dengan petenis nasional Indonesia, Priska Madelyn Nugroho.

Selain pengalaman menghadapi pemain internasional, Arina juga telah mengikuti sejumlah kompetisi tenis di Indonesia.

Arina Pernah Juara Kejurnas Piala Kasau 2026

Arina memiliki pengalaman bertanding dalam sejumlah kejuaraan nasional yang digelar di Indonesia.

Pada Desember 2025, ia mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tenis sebagai bagian dari aktivitas kompetisinya.

Petenis berusia 19 tahun tersebut juga pernah tampil dalam ajang Liga Tenis Indonesia.

Pada awal 2026, Arina berhasil meraih gelar juara Kejurnas Piala Kasau.

Rekam jejak tersebut menjadi bagian dari penilaian PP Pelti terhadap kesiapan Arina untuk bersaing bersama atlet nasional.

Pelti berharap kemampuan dan pengalaman bertandingnya dapat menambah pilihan pemain dalam pembentukan skuad Indonesia.

Pelti Siapkan Skuad SEA Games 2027 di Malaysia

PP Pelti mulai mengalihkan fokus pembinaan menuju SEA Games 2027 setelah menyelesaikan keikutsertaan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.

Ardi memperkirakan sejumlah petenis utama Indonesia berpotensi tidak dapat tampil pada SEA Games karena padatnya jadwal turnamen WTA.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, federasi menyiapkan pemain lapis berikutnya guna memperkuat kedalaman skuad nasional.

Naturalisasi Arina menjadi salah satu langkah yang sedang diupayakan untuk menambah pilihan atlet pada sektor putri.

Selain Arina, PP Pelti juga memantau perkembangan sejumlah petenis muda yang berpotensi memperkuat Indonesia.

Salah satunya adalah Ethan David Zapp, petenis berusia 17 tahun berdarah Indonesia-Jerman yang pernah tampil dalam ajang Piala Davis.

Ardi berharap seluruh proses administrasi naturalisasi Arina dapat berjalan lancar sehingga peluangnya membela Indonesia pada SEA Games 2027 dapat terwujud.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026