HOME  ⁄  Olahraga

Beijing Resmi Jadi Tuan Rumah Piala Sudirman 2027, BWF Terapkan Format Baru dengan 24 Peserta

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Beijing Resmi Jadi Tuan Rumah Piala Sudirman 2027, BWF Terapkan Format Baru dengan 24 Peserta
Foto: Arsip foto - Seorang pewarta foto memotret Piala Sudirman yang dipajang pada babak semi final Piala Sudirman 2019 antara Indonesia melawan Jepang di Guangxi Sports Center Gymnasium, Nanning, China, Sabtu 25/5/2019 (sumber: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Pantau - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi menunjuk Beijing, China, sebagai tuan rumah Piala Sudirman 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April hingga 2 Mei 2027 dengan format baru yang melibatkan 24 peserta.

Pengumuman tersebut disampaikan BWF melalui keterangan resminya pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Penunjukan ini menandai kembalinya turnamen bulu tangkis beregu campuran tingkat dunia tersebut ke Beijing setelah terakhir kali diselenggarakan di kota yang sama pada 2005.

Dengan demikian, Beijing akan menjadi tuan rumah Piala Sudirman untuk kedua kalinya setelah jeda selama 22 tahun.

Presiden BWF, Khunying Patama Leeswadtrakul, menyambut baik keputusan tersebut dan menilai China memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan bulu tangkis internasional.

"China telah lama memainkan peran penting dalam perkembangan dan kesuksesan bulu tangkis secara global. Kami sangat senang bisa membawa Piala Sudirman kembali ke Beijing pada 2027," kata Khunying Patama dalam keterangan resmi BWF.

Piala Sudirman 2027 Digelar Selama 12 Hari dengan 24 Peserta

Selain menetapkan Beijing sebagai tuan rumah, BWF mengumumkan perubahan format penyelenggaraan Piala Sudirman 2027.

Salah satu perubahan utama adalah penambahan durasi kompetisi dibandingkan edisi sebelumnya.

Berdasarkan jadwal yang diumumkan, Piala Sudirman 2027 akan berlangsung selama 12 hari, mulai 21 April hingga 2 Mei 2027.

Perubahan format juga mencakup penambahan jumlah peserta yang akan mengikuti turnamen beregu campuran tersebut.

BWF menetapkan sebanyak 24 peserta akan ambil bagian dalam penyelenggaraan Piala Sudirman 2027.

Dengan jumlah peserta yang lebih banyak, turnamen tersebut akan menghadirkan cakupan kompetisi yang lebih luas.

Penambahan durasi pertandingan juga menjadi bagian dari penyesuaian format untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi.

BWF berharap perubahan tersebut dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi penggemar bulu tangkis dari berbagai negara.

BWF Dorong Konsep Sportainment dalam Penyelenggaraan Turnamen

Format baru Piala Sudirman 2027 juga diarahkan untuk mendukung pengembangan konsep sportainment.

Konsep tersebut memadukan pertandingan olahraga dengan pengalaman hiburan bagi penonton.

Melalui pendekatan tersebut, BWF ingin menghadirkan turnamen yang tidak hanya berfokus pada persaingan antarpeserta, tetapi juga memberikan pengalaman menarik bagi para pencinta bulu tangkis.

Penambahan jumlah peserta dan durasi penyelenggaraan diharapkan dapat mendukung penerapan konsep tersebut.

Piala Sudirman merupakan salah satu turnamen bulu tangkis beregu campuran tingkat dunia yang diselenggarakan oleh BWF.

Ajang tersebut mempertemukan peserta dari berbagai negara dalam kompetisi beregu campuran untuk memperebutkan gelar juara.

Dengan format baru yang diumumkan, Piala Sudirman 2027 akan menjadi bagian dari pengembangan penyelenggaraan kompetisi bulu tangkis internasional.

Beijing Kembali Jadi Tuan Rumah Setelah 22 Tahun

Penunjukan Beijing sebagai tuan rumah Piala Sudirman 2027 sekaligus melanjutkan sejarah panjang kota tersebut dalam penyelenggaraan turnamen bulu tangkis internasional.

Beijing sebelumnya pernah dipercaya menjadi tuan rumah Piala Sudirman pada 2005.

Setelah 22 tahun, turnamen beregu campuran dunia tersebut dijadwalkan kembali berlangsung di ibu kota China pada 2027.

Presiden BWF Khunying Patama Leeswadtrakul menilai Beijing memiliki tempat penting dalam sejarah perkembangan olahraga bulu tangkis.

Menurutnya, kota tersebut telah menjadi lokasi penyelenggaraan sejumlah ajang besar yang melibatkan atlet-atlet bulu tangkis dari berbagai negara.

Salah satu turnamen internasional yang pernah diselenggarakan di Beijing adalah Kejuaraan Dunia BWF 1987.

Ajang tersebut menjadi bagian dari catatan sejarah keterlibatan Beijing dalam penyelenggaraan kompetisi bulu tangkis tingkat dunia.

Beijing kemudian kembali menjadi tuan rumah turnamen besar ketika menyelenggarakan Piala Sudirman 2005.

Selain itu, Beijing juga menjadi tuan rumah Olimpiade 2008 yang mempertandingkan cabang olahraga bulu tangkis.

“Beijing memiliki tempat istimewa dalam sejarah bulu tangkis. Dari menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia BWF pada tahun 1987 dan Piala Sudirman BWF pada tahun 2005 hingga menampilkan Olimpiade Beijing 2008, kota ini telah menjadi panggung bagi beberapa momen paling berkesan dalam bulu tangkis," kata Khunying Patama.

BWF Harapkan Pengalaman Baru bagi Penggemar Bulu Tangkis

BWF menilai penyelenggaraan Piala Sudirman 2027 di Beijing memiliki makna penting karena China telah lama berkontribusi terhadap perkembangan dan keberhasilan bulu tangkis dunia.

Pengalaman Beijing sebagai penyelenggara berbagai ajang internasional menjadi salah satu catatan dalam kembalinya Piala Sudirman ke kota tersebut.

Dengan durasi pertandingan selama 12 hari dan keikutsertaan 24 peserta, BWF berharap turnamen edisi 2027 dapat memberikan pengalaman kompetisi dan hiburan yang lebih luas.

Penyelenggaraan Piala Sudirman 2027 juga akan menambah daftar ajang bulu tangkis internasional yang pernah berlangsung di Beijing.

Kota tersebut sebelumnya telah menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia BWF 1987, Piala Sudirman 2005, dan Olimpiade Beijing 2008.

Piala Sudirman 2027 dijadwalkan berlangsung pada 21 April hingga 2 Mei 2027 dengan format baru yang menggabungkan perluasan kompetisi dan pengembangan pengalaman penonton.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026