
Pantau - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil melaju ke semifinal Denmark Open 2026 setelah mengalahkan wakil Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul, dalam pertandingan perempat final.
Bertanding di SJF Arena, Odense, Denmark, Jumat (16/10), Fajar/Fikri memastikan tiket ke babak empat besar setelah menang dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-16.
Kemenangan tersebut membawa Fajar/Fikri yang berstatus unggulan ketiga turnamen semakin dekat dengan peluang merebut gelar juara Denmark Open 2026.
Fajar Akui Kesulitan Hadapi Permainan Thailand dan Laju Shuttlecock
Meski menang dua gim langsung, Fajar mengakui pertandingan menghadapi pasangan Thailand tidak berlangsung mudah karena lawan mampu menunjukkan permainan yang sangat baik.
Selain kualitas permainan lawan, Fajar menyebut laju kok yang cukup kencang menjadi tantangan tersendiri sepanjang pertandingan.
Kondisi tersebut membuat Fajar beberapa kali melakukan kesalahan sendiri, terutama ketika pukulannya terlalu panjang hingga keluar lapangan pada gim pertama maupun kedua.
"Untuk pertandingan tadi tidak mudah melawan pasangan Thailand, mereka bermain sangat baik selain memang laju shuttlecock hari ini cukup kencang. Beberapa kali saya di gim pertama dan kedua melakukan kesalahan sendiri dengan out bola yang terlalu panjang," kata Fajar dalam keterangan PBSI, Jumat (16/10).
Fajar menjelaskan bahwa perubahan kecepatan kok dibandingkan pertandingan sebelumnya membuat dirinya bersama Fikri harus melakukan penyesuaian pola permainan.
Menurutnya, laju kok pada pertandingan perempat final terasa lebih kencang dibandingkan laga sebelumnya sehingga strategi yang diterapkan juga mengalami perubahan.
"Otomatis pola permainan kami berdua juga berbeda dengan kemarin, kemarin bola cukup kencang tapi hari ini terasa lebih kencang lagi," imbuhnya.
Fikri Ungkap Perbedaan Pola Permainan Thailand Dibandingkan Asian Games
Sementara itu, Fikri mengungkapkan bahwa pasangan Thailand menerapkan pola permainan berbeda dibandingkan pertemuan terakhir kedua pasangan pada Asian Games 2026.
Menurut Fikri, perbedaan kondisi kok antara pertandingan di Nagoya, Jepang, dan Odense, Denmark, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jalannya pertandingan.
Fikri menjelaskan bahwa laju kok ketika bertanding di Nagoya terasa lebih berat, sedangkan di Odense jauh lebih kencang.
Perbedaan tersebut membuat pertandingan kali ini tidak banyak diwarnai reli panjang, melainkan lebih didominasi pertukaran satu atau dua pukulan.
Fikri menilai pola permainan cepat yang diterapkan dirinya bersama Fajar berhasil memberikan tekanan kepada pasangan Thailand sepanjang pertandingan.
"Di Nagoya laju bola cukup berat sedangkan di sini kencang jadi tadi kami nggak banyak rally, lebih banyak pukulan satu-duanya dan mereka lebih kewalahan menghadapinya, mereka tertekan terus," ujar Fikri.
Strategi tersebut terbukti efektif setelah Fajar/Fikri mampu mengendalikan pertandingan dan menuntaskan perlawanan pasangan Thailand dalam dua gim langsung.
Fajar/Fikri Siap Hadapi Semifinal dan Incar Balas Kekalahan dari China
Keberhasilan menyingkirkan pasangan Thailand memastikan Fajar/Fikri mengamankan satu tempat di babak semifinal Denmark Open 2026.
Pada pertandingan empat besar, pasangan unggulan ketiga tersebut dijadwalkan menghadapi pemenang laga antara wakil Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dan pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang.
Fajar menegaskan bahwa dirinya bersama Fikri harus tetap fokus dan mempersiapkan diri sebaik mungkin tanpa memandang siapa pun lawan yang akan dihadapi.
Namun, Fajar tidak menampik keinginannya untuk kembali bertemu pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang, pada pertandingan semifinal.
Pertemuan tersebut berpotensi menjadi kesempatan bagi Fajar/Fikri untuk membalas dua kekalahan yang mereka alami dari pasangan China pada Asian Games 2026.
"Siapa pun lawannya kami harus fokus dan siap memberikan yang terbaik. Kalau ketemu pasangan China kami ingin membalas dua kekalahan di Asian Games kemarin," kata Fajar.
Dengan kemenangan atas pasangan Thailand, Fajar/Fikri kini tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tempat di partai final Denmark Open 2026.
- Penulis :
- Leon Weldrick




