HOME  ⁄  Olahraga

Rina Marlina Tahan Sakit Lutut demi Emas Asian Para Games 2026, Lolos ke Perempat Final Dua Nomor Bulu Tangkis

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Rina Marlina Tahan Sakit Lutut demi Emas Asian Para Games 2026, Lolos ke Perempat Final Dua Nomor Bulu Tangkis
Foto: Atlet para bulu tangkis Indonesia Rina Marlina (kanan) dengan kondisi lutut berbalut perban saat tampil bersama rekannya Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu (17/10/2026).

Pantau - Atlet para bulu tangkis Indonesia, Rina Marlina, tetap tampil maksimal meski mengalami cedera lutut saat berlaga di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, dan berhasil memastikan tempat di babak perempat final nomor tunggal putri serta ganda campuran klasifikasi SH6.

Rina meraih dua kemenangan pada pertandingan hari kedua di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Sabtu (17/10/2026).

Atlet berusia 33 tahun tersebut harus bertanding dengan lutut kanan dibalut perban setelah terjatuh dalam salah satu pertandingan pada hari pertama.

"Sebenarnya saya ada sakit di lutut tetapi mudah-mudahan aman buat kedepannya," kata Rina di Nagoya, Jepang, Minggu (18/10/2026).

Meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih, Rina tetap berupaya mempertahankan peluang meraih medali emas bagi Indonesia.

Rina Marlina dan Subhan Lolos ke Perempat Final Ganda Campuran

Rina mengawali pertandingan hari kedua dengan kemenangan bersama Subhan pada nomor ganda campuran SH6.

Pasangan Indonesia tersebut mengalahkan wakil Hong Kong, Wong Key Choi/Man Kau Chu, melalui dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-13.

Kemenangan tersebut memastikan Rina dan Subhan melaju ke babak delapan besar Asian Para Games 2026.

Hasil itu melanjutkan penampilan positif Rina yang sebelumnya menyapu bersih tiga pertandingan pada hari pertama.

"Alhamdulillah kami bisa bermain maksimal dan bisa lolos ke tahap berikutnya," katanya.

Rina mengakui persaingan di nomor ganda campuran SH6 berlangsung ketat, terutama dengan keikutsertaan dua pasangan dari China.

Ia bersama Subhan berupaya menjaga fokus dan konsistensi permainan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Rina Kalahkan Wakil Taiwan di Tunggal Putri

Selain sukses di ganda campuran, Rina memastikan tiket perempat final nomor tunggal putri SH6 setelah meraih kemenangan keduanya di Grup B.

Ia mengalahkan wakil Taiwan, Wu Yu-yen, dengan skor meyakinkan 21-13 dan 21-6.

Kemenangan tersebut diraih meskipun Rina masih merasakan sakit pada lutut akibat insiden terjatuh pada pertandingan sebelumnya.

Balutan perban di kaki kanannya menjadi bagian dari penanganan medis agar ia dapat melanjutkan pertandingan.

Dengan hasil tersebut, Rina berhasil mempertahankan peluang bersaing memperebutkan medali pada nomor tunggal putri.

Rina Berambisi Pertahankan Emas dan Balas Kekalahan dari China

Rina merupakan peraih medali emas Asian Para Games 2022 yang kini berupaya mempertahankan gelarnya di Aichi-Nagoya 2026.

Selain mengejar medali emas, ia memiliki target membalas kekalahan dari pasangan China, Lin Naili/Li Fengmei, pada semifinal Paralimpiade Paris 2024.

"Semoga dengan latihan yang cukup lama saya bisa membalas kekalahan itu dan bisa mempertahan gelar juara," katanya.

Rina berharap persiapan panjang yang telah dijalani dapat membantunya menghadapi persaingan ketat dalam turnamen tersebut.

Ia juga berusaha menjaga kondisi fisik agar cedera lutut tidak menghambat penampilannya pada pertandingan berikutnya.

Rina Marlina Turun di Tiga Nomor Asian Para Games 2026

Pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Rina mengikuti tiga nomor pertandingan dalam klasifikasi SH6.

Ketiga nomor tersebut adalah tunggal putri, ganda campuran bersama Subhan, serta ganda putri.

Rina menargetkan dapat melangkah sejauh mungkin pada seluruh nomor yang diikutinya.

Di tengah persaingan dan kondisi lutut yang belum sepenuhnya pulih, ia tetap mengandalkan persiapan, usaha, dan dukungan keluarga.

"Yang pasti juga terus berdoa paling utama, saya minta restu ibu saya biar semua lancar," katanya.

Keberhasilan melaju ke perempat final pada dua nomor menjadi modal Rina untuk melanjutkan perjuangan meraih medali bagi Indonesia di Asian Para Games 2026.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026