
Pantau - Atlet para judo Indonesia, Siyamsih, harus mengakhiri perjuangannya di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari wakil Jepang, Minako Tsuchiya, pada pertandingan final repechage kelas J1 -70 kg putri di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, Selasa (20/10/2026).
Kekalahan tersebut membuat Siyamsih gagal melanjutkan langkah ke perebutan medali dalam ajang olahraga disabilitas tingkat Asia itu.
Berdasarkan statistik resmi penyelenggara, Tsuchiya memenangkan pertandingan dengan mengumpulkan tiga yuko, sedangkan Siyamsih menerima dua shido.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penampilan Siyamsih pada nomor J1 -70 kg putri Asian Para Games 2026.
Siyamsih Kalah Setelah Tsuchiya Kumpulkan Tiga Yuko
Pertandingan antara Siyamsih dan Tsuchiya berlangsung dengan kedua atlet berusaha mencari peluang untuk mencetak poin.
Tsuchiya berhasil mengungguli Siyamsih setelah memperoleh tiga yuko sepanjang pertandingan.
Dalam judo, yuko merupakan nilai yang diberikan atas teknik bantingan atau penguasaan lawan yang belum memenuhi standar waza-ari maupun ippon.
Sementara itu, Siyamsih mendapatkan dua shido atau hukuman dari wasit selama pertandingan.
Atlet Indonesia tersebut berupaya membangun serangan untuk mengejar ketertinggalan dari wakil tuan rumah.
Namun, Siyamsih tidak berhasil membalikkan keadaan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan Tsuchiya memastikan atlet Jepang tersebut melanjutkan perjuangan dalam perebutan medali.
Perjalanan Siyamsih Terhenti di Jalur Repechage
Siyamsih mengawali penampilannya di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan melewati pertandingan babak awal.
Hasil tersebut mengantarkannya ke babak perempat final kelas J1 -70 kg putri.
Namun, peluang Siyamsih untuk melaju langsung ke semifinal terhenti setelah kalah dari atlet Mongolia, Turuunaa Lkhaijav, pada babak delapan besar.
Kekalahan tersebut membuat Siyamsih harus menjalani jalur repechage untuk mempertahankan peluang meraih medali.
Melalui jalur itu, Siyamsih dipertemukan dengan Minako Tsuchiya dalam pertandingan yang menentukan kelanjutan perjuangannya.
Pemenang pertandingan berhak melanjutkan persaingan memperebutkan medali, sedangkan atlet yang kalah harus tersingkir.
Siyamsih akhirnya gagal melanjutkan langkah setelah tidak mampu mengatasi perlawanan Tsuchiya.
Tim Para Judo Indonesia Sudah Raih Perak dan Perunggu
Meski Siyamsih gagal menambah perolehan medali, tim para judo Indonesia sebelumnya telah mencatatkan dua medali pada Asian Para Games 2026.
Medali perak dipersembahkan Junaedi dari nomor J1 -70 kg putra pada pertandingan hari pertama, Senin (19/10/2026).
Sementara itu, Dheny Marsyelina menyumbangkan medali perunggu dari kelas J1 -60 kg putri.
Kedua medali tersebut menjadi hasil awal kontingen para judo Indonesia dalam persaingan di Aichi-Nagoya.
Pertandingan cabang olahraga para judo Asian Para Games 2026 dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (21/10/2026).
- Penulis :
- Aditya Yohan




