
Pantau - Atlet para balap sepeda Indonesia, Nur Fendi, berhasil menyumbangkan medali perunggu dari nomor Time Trial B putra pada ajang Asian Para Games 2026 setelah finis di posisi ketiga dalam perlombaan yang berlangsung di Cycle Sports Center 5km Circuit Course, Nagoya, Jepang, Rabu.
Nur Fendi mencatatkan waktu 40 menit 00,00 detik untuk memastikan tempat ketiga sekaligus menambah perolehan medali kontingen Merah Putih dari cabang olahraga para balap sepeda.
Catatan tersebut membuat Nur Fendi terpaut 5 menit 50,83 detik dari atlet Kazakhstan, Nail Yermukhanbet Aliyev, yang berhasil merebut medali emas dengan waktu 34 menit 09,17 detik.
Sementara itu, medali perak menjadi milik atlet Kazakhstan lainnya, Kirill Ilyukevich Brussenskiy, yang menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 35 menit 26,64 detik.
Nur Fendi Naik dari Posisi Keempat hingga Pastikan Medali Perunggu
Keberhasilan Nur Fendi meraih medali perunggu tidak terlepas dari peningkatan posisi yang ditunjukkannya secara bertahap sepanjang perlombaan.
Pada putaran pertama, atlet Indonesia tersebut masih menempati peringkat keempat dengan catatan waktu 9 menit 40,45 detik.
Memasuki putaran kedua, Nur Fendi berhasil memperbaiki posisinya dengan naik satu tingkat ke peringkat ketiga setelah membukukan waktu kumulatif 19 menit 52,74 detik.
Peningkatan tersebut menjadi titik penting karena Nur Fendi mulai menempati posisi yang berpeluang menghasilkan medali.
Pada putaran ketiga, Nur Fendi mampu mempertahankan peringkat ketiga dengan catatan waktu kumulatif 30 menit 06,60 detik.
Hingga putaran terakhir, posisinya tidak berubah dan ia berhasil menyentuh garis finis dengan total waktu tepat 40 menit.
Hasil tersebut memastikan Nur Fendi berdiri di podium ketiga nomor Time Trial B putra Asian Para Games 2026.
Sementara itu, Nail Yermukhanbet Aliyev tampil sebagai pembalap tercepat dengan waktu 34 menit 09,17 detik, disusul Kirill Ilyukevich Brussenskiy yang mencatatkan waktu 35 menit 26,64 detik.
Dengan demikian, dua posisi teratas dikuasai atlet Kazakhstan, sedangkan Indonesia mengamankan posisi ketiga melalui Nur Fendi.
Vanza Mifthahul Jannah Finis Keempat, Terpaut 36 Detik dari Medali Perunggu
Selain Nur Fendi, Indonesia juga menurunkan Vanza Mifthahul Jannah pada nomor Time Trial B putri.
Vanza menyelesaikan perlombaan di peringkat keempat setelah mencatatkan waktu 35 menit 08,11 detik.
Catatan tersebut membuat Vanza hanya terpaut 36,19 detik dari atlet Singapura, Cheng Jui Tan, yang berhasil meraih medali perunggu dengan waktu 34 menit 31,92 detik.
Sementara itu, medali emas nomor Time Trial B putri direbut atlet Kazakhstan, Anastassiya Kalaus, setelah membukukan waktu tercepat 32 menit 21,54 detik.
Posisi kedua ditempati atlet Uzbekistan, Robiyakhon Toshpulatova, yang meraih medali perak dengan catatan waktu 32 menit 45,82 detik.
Dengan hasil tersebut, Vanza terpaut 2 menit 46,57 detik dari Anastassiya Kalaus yang menjadi juara.
Meski belum berhasil meraih medali, Vanza mampu menembus empat besar dalam persaingan nomor Time Trial B putri.
Selisih waktu yang relatif tipis dengan peraih medali perunggu menunjukkan bahwa Vanza berada tidak jauh dari posisi podium pada perlombaan tersebut.
Muhammad Fadli Imammuddin Tempati Peringkat Kelima Time Trial C1-5 Putra
Atlet Indonesia lainnya, Muhammad Fadli Imammuddin, juga tampil dalam persaingan para balap sepeda Asian Para Games 2026.
Fadli turun pada nomor Time Trial C1-5 putra dan berhasil menyelesaikan perlombaan di peringkat kelima.
Ia membukukan catatan waktu 26 menit 59,50 detik dalam perlombaan tersebut.
Hasil itu membuat Fadli terpaut 1 menit 44,49 detik dari atlet tuan rumah Jepang, Shota Kawamoto, yang menjadi pembalap tercepat.
Shota Kawamoto berhasil mencatatkan waktu 25 menit 15,01 detik untuk menempati posisi pertama pada nomor Time Trial C1-5 putra.
Dengan demikian, Fadli menjadi salah satu atlet Indonesia yang mampu menembus lima besar dalam pertandingan para balap sepeda tersebut.
Hasil Tiga Atlet Para Balap Sepeda Indonesia di Asian Para Games 2026
Berdasarkan hasil pertandingan yang dilaporkan, tiga atlet Indonesia mencatatkan pencapaian berbeda pada nomor yang mereka ikuti.
Nur Fendi menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang berhasil meraih medali dari tiga nomor tersebut setelah menempati peringkat ketiga Time Trial B putra.
Sementara itu, Vanza Mifthahul Jannah menempati peringkat keempat Time Trial B putri dan Muhammad Fadli Imammuddin menyelesaikan perlombaan di posisi kelima Time Trial C1-5 putra.
Berikut hasil ketiga atlet Indonesia dalam pertandingan tersebut.
| Atlet | Nomor | Catatan Waktu | Peringkat |
|---|---|---|---|
| Nur Fendi | Time Trial B Putra | 40:00,00 | 3 (Perunggu) |
| Vanza Mifthahul Jannah | Time Trial B Putri | 35:08,11 | 4 |
| Muhammad Fadli Imammuddin | Time Trial C1-5 Putra | 26:59,50 | 5 |
Keberhasilan Nur Fendi meraih medali perunggu menjadi tambahan capaian bagi kontingen Indonesia pada cabang olahraga para balap sepeda Asian Para Games 2026.
Sementara itu, hasil yang diperoleh Vanza dan Fadli turut menempatkan wakil Indonesia dalam persaingan lima besar pada nomor masing-masing.
Medali perunggu Nur Fendi sekaligus menjadi hasil podium Indonesia yang dilaporkan dari tiga nomor pertandingan tersebut dalam ajang Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.
- Penulis :
- Arian Mesa




