
Pantau - Pasangan para panahan Indonesia, Kholidin dan Setiawan, berhasil meraih medali perunggu nomor recurve ganda putra Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 setelah mengalahkan wakil Korea Selatan Kim Jung-hoon/Kwak Geonhwi dengan skor telak 6-0, Jumat (23/10/2026).
Pertandingan perebutan medali perunggu tersebut berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Jepang.
Kholidin/Setiawan memastikan kemenangan melalui tiga set langsung dengan skor 35-30, 35-28, dan 37-32.
Pasangan Indonesia yang berstatus unggulan kedua tampil konsisten sejak awal pertandingan dan tidak memberikan kesempatan kepada Korea Selatan untuk merebut satu set pun.
Medali perunggu tersebut menjadi pencapaian penting bagi Kholidin yang sebelumnya gagal membawa pulang medali dari Asian Para Games Hangzhou 2022.
Kholidin dan Setiawan Menang Tiga Set Langsung
Kholidin/Setiawan mengawali pertandingan perebutan medali perunggu dengan mengungguli Kim Jung-hoon/Kwak Geonhwi pada set pertama.
Pasangan Indonesia memenangkan set pembuka dengan skor 35-30.
Memasuki set kedua, Kholidin/Setiawan kembali menunjukkan ketepatan tembakan dan memperlebar keunggulan dengan skor 35-28.
Pada set ketiga, pasangan Indonesia mempertahankan konsistensi permainan untuk mengunci kemenangan 37-32.
Hasil tersebut membuat Kholidin/Setiawan menang 6-0 dan memastikan medali perunggu bagi kontingen Indonesia.
Kemenangan tanpa kehilangan satu set menunjukkan keberhasilan pasangan Indonesia mengatasi tekanan dalam pertandingan penentuan medali.
Kholidin Akui Sempat Gugup Hadapi Persaingan Tingkat Asia
Seusai pertandingan, Kholidin mengungkapkan rasa syukur setelah berhasil mempersembahkan medali bagi Indonesia.
"Alhamdulillah, sangat luar biasa. Segala puji bagi Allah yang memudahkan saya bertanding. Beda ya Asian Para Games dan ASEAN Para Games di Thailand, itu beda sekali. Tantangannya luar biasa," kata Kholidin.
Ia mengakui persaingan di Asian Para Games jauh lebih ketat dibandingkan kejuaraan tingkat Asia Tenggara.
Kondisi tersebut sempat membuatnya merasa gugup sebelum dan selama pertandingan.
Namun, Kholidin berusaha mengendalikan tekanan agar tetap mampu menunjukkan penampilan terbaik bersama Setiawan.
Sementara itu, Setiawan mengaku sempat meragukan peluang kemenangan setelah melihat catatan skor pasangan Korea Selatan.
"Sedikit agak tidak optimis karena skor-skor Korea yang bagus-bagus," kata Setiawan.
Meski demikian, keduanya berhasil mengatasi kekhawatiran tersebut dan menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan telak.
Langkah Menuju Final Terhenti Setelah Kalah dari China
Sebelum merebut medali perunggu, Kholidin/Setiawan menjalani pertandingan perempat final menghadapi pasangan Thailand Hanruchai Netsiri/Pornchai Phimthong.
Pada pertandingan tersebut, pasangan Indonesia berhasil meraih kemenangan dengan skor 5-1.
Hasil itu membawa Kholidin/Setiawan melaju ke semifinal dan membuka peluang memperebutkan medali emas.
Namun, langkah mereka menuju final terhenti setelah kalah 1-5 dari pasangan China Duo Yun/Lixue Zhao.
Kekalahan tersebut membuat Kholidin/Setiawan harus bertanding dalam perebutan medali perunggu melawan Korea Selatan.
Pasangan Indonesia kemudian bangkit dengan mengalahkan Kim Jung-hoon/Kwak Geonhwi untuk memastikan tempat ketiga.
Kholidin Masih Berpeluang Tambah Medali untuk Indonesia
Setelah meraih perunggu nomor recurve ganda putra, perjuangan Kholidin di Asian Para Games 2026 belum berakhir.
Ia masih dijadwalkan tampil bersama Noviera Ross dalam pertandingan semifinal recurve beregu campuran menghadapi Iran.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (23/10/2026) pukul 13.15 waktu setempat.
Kholidin berharap dapat kembali tampil maksimal dan membawa Indonesia melaju ke final.
"Semoga saya bisa maksimal untuk Indonesia. Saya akan berusaha yang terbaik. Nanti siang ada nomor mixed bersama Noviera Ross dan semoga bisa masuk final dan meraih emas," ujar Kholidin.
Selain nomor beregu campuran, Kholidin juga masih memiliki kesempatan menambah medali dari nomor recurve tunggal putra.
Ia dijadwalkan menghadapi wakil China, Yun Duo, dalam pertandingan perebutan medali perunggu pada Sabtu (24/10/2026).
Dengan demikian, Kholidin masih memiliki dua kesempatan untuk menambah perolehan medali kontingen Indonesia pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
- Penulis :
- Aditya Yohan




