HOME  ⁄  Olahraga

Kholidin dan Noviera Ross Raih Perak Para Panahan Asian Para Games 2026 Usai Kalah dari China di Final

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kholidin dan Noviera Ross Raih Perak Para Panahan Asian Para Games 2026 Usai Kalah dari China di Final
Foto: Atlet panahan Indonesia Kholidin dan Ross Noveria membidik sasaran saat bertanding melawan pasangan China Lixue Zhao dan Xueqian Wang pada final ganda campuran panahan recurve Asian Para Games 2026 di Okazaki Chuo Sogo Park, Aichi, Jepang, Jumat 23/10/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Pantau - Pasangan atlet para panahan Indonesia, Kholidin dan Noviera Ross, berhasil meraih medali perak nomor recurve beregu campuran Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari pasangan China, Wang Xueqian/Zhao Lixue, dengan skor 1-5 pada pertandingan final di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Jepang, Jumat (23/10).

Kholidin/Noviera harus mengakui keunggulan pasangan China setelah melalui pertandingan tiga set yang berlangsung dengan persaingan ketat, terutama pada set kedua dan ketiga.

Hasil tersebut membuat pasangan Indonesia menempati posisi kedua sekaligus menyumbangkan medali perak bagi kontingen Merah Putih dari cabang olahraga para panahan.

Sementara itu, pasangan Wang Xueqian/Zhao Lixue berhasil mengamankan medali emas setelah memenangkan dua set dan bermain imbang dalam satu set pertandingan final.

Kholidin dan Noviera Berikan Perlawanan Sengit kepada China

Pada set pertama, Kholidin/Noviera menghadapi tekanan dari pasangan China yang mampu mencatatkan perolehan poin lebih tinggi.

Pasangan Indonesia akhirnya harus menyerah dengan skor 33-37 sehingga China unggul lebih dahulu 2-0 dalam perolehan poin pertandingan.

Memasuki set kedua, Kholidin/Noviera berusaha meningkatkan performa untuk mengejar ketertinggalan sekaligus menjaga peluang meraih medali emas.

Kedua pasangan tampil berimbang sepanjang set kedua hingga pertandingan berakhir dengan skor sama kuat 33-33.

Hasil imbang tersebut membuat Indonesia memperoleh tambahan satu poin, sedangkan China juga mendapatkan satu poin sehingga kedudukan sementara berubah menjadi 1-3.

Pada set ketiga, Kholidin/Noviera kembali memberikan perlawanan dan berusaha memperkecil ketertinggalan dari pasangan China.

Persaingan berlangsung ketat dengan selisih poin yang tipis hingga pasangan Wang Xueqian/Zhao Lixue berhasil memenangkan set ketiga dengan skor 37-35.

Kemenangan tersebut memastikan China unggul 5-1 sekaligus mengakhiri pertandingan final dengan raihan medali emas.

Meski gagal meraih kemenangan pada pertandingan puncak, Kholidin dan Noviera tetap berhasil membawa pulang medali perak bagi Indonesia.

Singkirkan Mongolia dan Iran untuk Melaju ke Final

Sebelum menghadapi China pada pertandingan final, Kholidin/Noviera terlebih dahulu melewati dua pertandingan babak gugur untuk memastikan tempat dalam perebutan medali emas.

Pada babak perempat final, pasangan Indonesia menghadapi wakil Mongolia, Demberel Selengee/Purevsed Munkhbaatar, dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Kholidin/Noviera berhasil mengatasi perlawanan pasangan Mongolia dengan skor tipis 5-4 sehingga memastikan langkah menuju babak semifinal.

Pada pertandingan semifinal, pasangan Indonesia kemudian berhadapan dengan wakil Iran, Gholamreza Rahimi/Somayeh Rahimi Ghahderijani.

Kholidin/Noviera tampil kompetitif dan berhasil mengalahkan pasangan Iran dengan skor 5-1 untuk mengamankan tiket pertandingan final.

Kemenangan atas Mongolia dan Iran tersebut mengantarkan pasangan Indonesia menghadapi Wang Xueqian/Zhao Lixue dalam perebutan medali emas nomor recurve beregu campuran.

Namun, langkah Kholidin/Noviera untuk meraih medali emas akhirnya terhenti setelah pasangan China memenangkan pertandingan final dengan skor 5-1.

Kholidin dan Noviera Masih Berpeluang Tambah Medali Indonesia

Meskipun belum berhasil meraih medali emas pada nomor beregu campuran, perjuangan Kholidin dan Noviera Ross dalam Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 masih berlanjut.

Kedua atlet Indonesia tersebut masih memiliki kesempatan menambah perolehan medali melalui pertandingan nomor recurve individu yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24/10).

Kholidin dijadwalkan menghadapi atlet China, Yun Duo, dalam pertandingan perebutan medali perunggu nomor recurve individu putra.

Sementara itu, Noviera Ross akan bertanding melawan wakil China, Wang Xueqian, dalam perebutan medali perunggu nomor recurve individu putri.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi kedua atlet untuk kembali menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia.

Dengan raihan perak dari nomor beregu campuran, Kholidin dan Noviera telah memberikan kontribusi medali bagi Indonesia pada cabang olahraga para panahan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026