
Pantau - Manajer Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, menilai pembalap Aprilia Racing Jorge Martin melakukan kesalahan yang berdampak besar terhadap persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 setelah mengalami kecelakaan pada balapan sprint MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (24/10/2026).
Kecelakaan pada putaran kedelapan tersebut menyebabkan Martin mengalami retak tulang tangan dan harus mengundurkan diri dari balapan utama MotoGP Australia.
Cedera itu juga membuat keikutsertaan Martin dalam MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 1 November mendatang masih diragukan.
Situasi tersebut menjadi perhatian karena Martin sedang bersaing ketat dengan pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.
Davide Tardozzi Soroti Kesalahan Jorge Martin di Phillip Island
Tardozzi menilai Martin sebenarnya memiliki kemampuan untuk terus memberikan perlawanan kepada Marc Marquez hingga akhir musim.
Namun, kecelakaan yang dialami pembalap asal Spanyol tersebut dinilainya menjadi kesalahan yang merugikan dalam persaingan kejuaraan.
"Martin membuat sebuah kesalahan, tapi dia sangat, sangat kompetitif...saya pikir ini akan menjadi pertarungan sampai akhir (antara Marc Marquez menghadapi Martin), tapi sayangnya, dia membuat kesalahan," kata Tardozzi sebagaimana dikutip dari MotoGP, Selasa (27/10/2026).
Martin terjatuh ketika menjalani putaran kedelapan balapan sprint MotoGP Australia pada Sabtu (24/10/2026).
Insiden tersebut mengakibatkan pembalap berjuluk Martinator itu mengalami keretakan tulang tangan.
Cedera tersebut membuat Martin tidak dapat mengikuti balapan utama MotoGP Australia, yang pada akhirnya juga mengalami penundaan akibat kondisi kabut.
Marc Marquez Unggul 10 Poin dalam Perebutan Gelar MotoGP 2026
Marc Marquez saat ini memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 365 poin.
Pembalap Ducati Lenovo tersebut unggul 10 poin atas Jorge Martin yang berada di peringkat kedua dengan 355 poin.
Persaingan keduanya masih berlangsung ketat menjelang Grand Prix Malaysia yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (1/11/2026).
Namun, kondisi cedera Martin berpotensi memengaruhi peluangnya untuk kembali bersaing di lintasan.
Apabila Martin tidak dapat tampil di Sepang, Marquez berpeluang memperlebar keunggulan poin dalam klasemen sementara.
Hingga saat ini, Aprilia Racing belum memastikan apakah Martin sudah cukup pulih untuk mengikuti balapan tersebut.
Ducati Tetap Waspadai Kekuatan Aprilia Racing
Meski Marquez berada di puncak klasemen, Tardozzi menegaskan Ducati Lenovo tidak boleh meremehkan persaingan dengan Aprilia Racing.
Ia mengakui Aprilia memiliki kemampuan dan pembalap yang kompetitif dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.
"Kami tahu lawan kami sangat kuat. Mereka memiliki dua pembalap bersaing untuk gelar juara dunia. Jadi mereka memiliki segala hormat kami, karena kami tahu potensi mereka sebagai pabrik dan sebagai pengendara," kata Tardozzi.
Menurutnya, kekuatan Aprilia Racing tetap harus diperhitungkan meskipun salah satu pembalapnya sedang menghadapi masalah cedera.
Tardozzi juga menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan Ducati dan Marc Marquez dalam menghadapi persaingan hingga akhir musim.
"Tapi sekali lagi, kami adalah Ducati, kami selalu ada, dan kami memiliki Marc Marquez," imbuh pria asal Italia tersebut.
Ducati Lenovo kini bersiap menghadapi MotoGP Malaysia dengan Marquez sebagai pemimpin klasemen sementara, sementara Aprilia Racing masih menunggu perkembangan kondisi Jorge Martin menjelang balapan di Sepang.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




