HOME  ⁄  Olahraga

Novak Djokovic Bangkit Kalahkan Ugo Humbert di Swiss Indoors Basel, Peluang Lolos ke ATP Finals 2026 Tetap Terbuka

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Novak Djokovic Bangkit Kalahkan Ugo Humbert di Swiss Indoors Basel, Peluang Lolos ke ATP Finals 2026 Tetap Terbuka
Foto: (Sumber :Petenis Serbia Novak Djokovic beraksi dalam pertandingan babak kedua ATP Masters 1000 Cincinnati Open 2026 melawan petenis Argentina Thiago Agustin Tirante di Ohio, Amerika Serikat, Sabtu (15/8/2026). Cincinnati Open.)

Pantau - Petenis Serbia Novak Djokovic berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan wakil Prancis Ugo Humbert dengan skor 4-6, 6-3, 6-4 pada babak pertama Swiss Indoors Basel 2026 sekaligus menjaga peluang lolos ke ATP Finals di Turin, Italia.

Djokovic membutuhkan waktu dua jam 26 menit untuk menundukkan Humbert dalam pertandingan tiga set yang berlangsung ketat.

Kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi Djokovic yang saat ini menempati peringkat ke-11 klasemen sementara ATP Live Race to Turin.

Petenis berusia 39 tahun itu masih tertinggal 319 poin dari Rafael Jodar yang berada di posisi kesembilan dalam persaingan menuju turnamen penutup musim.

“Saya harus bertahan menghadapi tekanan, tetapi berhasil menemukan ritme permainan pada awal set kedua,” kata Djokovic seusai pertandingan, sebagaimana dikutip dari ATP, Kamis (29/10/2026).

Djokovic Kehilangan Set Pertama akibat Tekanan Ugo Humbert

Djokovic mengawali pertandingan dengan menghadapi tekanan dari permainan agresif Humbert.

Petenis kidal asal Prancis tersebut mengandalkan pukulan forehand keras dan pukulan mendatar dari belakang lapangan untuk mengendalikan pertandingan.

Humbert mampu menekan Djokovic sejak awal dan memaksanya lebih banyak bertahan dalam sejumlah reli.

Strategi tersebut membuahkan hasil ketika Humbert merebut set pertama dengan skor 6-4.

Djokovic mengakui bahwa permainan lawannya membuat pertandingan berlangsung sulit sejak poin pertama.

“Pertandingan ini sangat ketat dan intens sejak awal. Dia memukul bola dengan sangat baik, bermain sangat agresif, dan semakin unggul. Saya terus mendapat tekanan sejak poin pertama,” ujar Djokovic.

Kekalahan pada set pembuka membuat mantan petenis nomor satu dunia tersebut harus memenangkan dua set berikutnya untuk menghindari tersingkir dari turnamen.

Djokovic Bangkit pada Set Kedua dan Menang 6-3

Memasuki set kedua, Djokovic mulai menemukan ritme permainan dan meningkatkan konsistensi pukulannya.

Petenis Serbia tersebut langsung mematahkan servis Humbert pada gim pertama untuk mengambil kendali pertandingan.

Djokovic kemudian tampil lebih efektif dalam mengantisipasi serangan lawan, baik ketika bertahan maupun saat membangun serangan.

Keunggulan tersebut membuat Humbert semakin kesulitan mempertahankan permainan agresif yang sebelumnya membantunya memenangkan set pertama.

Ketika tertinggal 1-4, Humbert sempat meminta jeda medis untuk mendapatkan perawatan pada bagian punggung bawah.

Djokovic tetap menjaga konsistensi permainan setelah pertandingan kembali dilanjutkan.

Ia akhirnya mengamankan set kedua dengan skor 6-3 sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Djokovic Menuntaskan Kemenangan pada Set Penentuan

Set ketiga menjadi penentu setelah kedua petenis saling memenangkan satu set.

Djokovic melanjutkan permainan konsisten yang telah diperlihatkannya sejak awal set kedua.

Humbert berusaha kembali memberikan tekanan melalui pukulan agresif, tetapi Djokovic mampu mengantisipasi sejumlah serangan lawannya.

Pertandingan berlangsung ketat hingga Djokovic berhasil menuntaskan set penentuan dengan skor 6-4.

Kemenangan tersebut memastikan Djokovic melaju ke babak kedua Swiss Indoors Basel 2026.

Hasil itu sekaligus memperpanjang catatan positifnya ketika menghadapi petenis asal Prancis di level tur ATP.

Djokovic Catatkan 33 Kemenangan Beruntun atas Petenis Prancis

Keberhasilan mengalahkan Humbert membuat Djokovic membukukan 33 kemenangan beruntun atas petenis Prancis di level tur.

Kemenangan di Basel juga menjadi kemenangan ke-20 Djokovic sepanjang musim 2026.

Catatan tersebut memperpanjang pencapaiannya dalam meraih sedikitnya 20 kemenangan tur selama 21 musim berturut-turut.

Sebelum tampil di Basel, Djokovic berhasil menjuarai turnamen ATP 500 Beijing pada awal Oktober 2026.

Ia kemudian menerima fasilitas undangan khusus atau wildcard untuk mengikuti Swiss Indoors Basel.

Turnamen tersebut memiliki catatan tersendiri bagi Djokovic karena ia pernah meraih gelar juara ketika menjalani debutnya pada 2009.

Djokovic Akan Hadapi Jan-Lennard Struff pada Babak Kedua

Pada babak kedua Swiss Indoors Basel 2026, Djokovic dijadwalkan menghadapi petenis Jerman Jan-Lennard Struff.

Struff memastikan tempat pada babak kedua setelah mengalahkan rekan senegaranya, Yannick Hanfmann, dengan skor 6-4, 6-3.

Petenis Jerman tersebut datang dengan catatan lima kemenangan dalam enam pertandingan terakhirnya.

Struff juga berhasil mencapai final turnamen ATP di Brussel pada pekan sebelumnya.

Meski demikian, Djokovic memiliki rekor pertemuan yang lebih baik atas Struff.

Dalam delapan pertemuan sebelumnya, Djokovic selalu berhasil mengalahkan petenis Jerman tersebut.

Apabila kembali memenangkan pertandingan, Djokovic akan menghadapi petenis Portugal Nuno Borges pada babak berikutnya.

Borges sebelumnya menyingkirkan Casper Ruud melalui pertandingan tiga set dengan skor 1-6, 6-3, 6-4.

Persaingan ATP Finals 2026 Semakin Ketat

Djokovic masih berusaha mengamankan tiket menuju ATP Finals 2026 yang mempertemukan delapan petenis tunggal putra terbaik berdasarkan hasil sepanjang musim.

Saat ini, ia menempati posisi ke-11 dalam klasemen sementara ATP Live Race to Turin.

Djokovic masih membutuhkan tambahan poin untuk memperkecil jarak dengan para pesaingnya dalam perebutan tempat di turnamen tersebut.

Kemenangan atas Humbert menjadi langkah awal yang penting bagi petenis Serbia itu dalam upayanya mengumpulkan poin di Basel.

Dengan persaingan menuju Turin yang semakin ketat, hasil pertandingan berikutnya akan turut menentukan peluang Djokovic untuk tampil pada turnamen penutup musim 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026