HOME  ⁄  Olahraga

Gischa Zayana Raih Dua Emas Asian Para Games 2026, Lanjutkan Prestasi Boccia Indonesia

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Gischa Zayana Raih Dua Emas Asian Para Games 2026, Lanjutkan Prestasi Boccia Indonesia
Foto: Atlet boccia Indonesia Gischa Zayana menunjukkan dua medali emas Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya usai menerima penghargaan dari Presiden RI Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Pantau - Atlet boccia Indonesia Gischa Zayana kembali mencatatkan prestasi internasional setelah meraih dua medali emas pada Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Atlet berusia 21 tahun tersebut memperlihatkan kedua medali emasnya seusai menerima penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Keberhasilan di Nagoya menambah daftar pencapaian Gischa yang sebelumnya telah meraih medali dalam ASEAN Para Games dan Paralimpiade Paris.

Dalam empat tahun menekuni boccia, Gischa berkembang menjadi salah satu atlet Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Prestasinya juga menunjukkan keberlanjutan pencapaian Indonesia dalam cabang olahraga boccia di berbagai kejuaraan.

Perjalanan Gischa dari ASEAN Para Games 2023

Salah satu tonggak penting perjalanan Gischa terjadi pada ASEAN Para Games 2023 di Phnom Penh, Kamboja.

Saat itu, Gischa yang masih berusia 17 tahun tampil dalam pertandingan final nomor individu BC2 putri.

Ia menghadapi atlet Vietnam Nguyen Nhat Uyen dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Gischa berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan skor tipis 6-5 sekaligus mengamankan medali emas internasional pertamanya.

Kemenangan itu menjadi momen emosional bagi Gischa karena pertandingan berlangsung dalam situasi yang tidak mudah.

Dalam pertandingan tersebut, lawannya sempat memiliki lima kesempatan untuk memastikan kemenangan.

Namun, Gischa mampu mempertahankan peluangnya hingga akhirnya keluar sebagai pemenang.

Keberhasilan di Phnom Penh menjadi salah satu titik awal perjalanan prestasinya di tingkat internasional.

Cetak Sejarah di Paralimpiade Paris

Setelah meraih emas ASEAN Para Games 2023, Gischa melanjutkan kiprahnya ke Paralimpiade Paris pada 2024.

Dalam ajang olahraga disabilitas tingkat dunia tersebut, Gischa berhasil membawa pulang medali perunggu dari nomor individu.

Ia juga meraih medali perak dari nomor beregu.

Pencapaian tersebut menjadikan Gischa sebagai atlet Indonesia pertama yang menyumbangkan medali dari cabang boccia pada ajang Paralimpiade.

Keberhasilan itu sekaligus memperlihatkan kemampuan atlet boccia Indonesia untuk bersaing dengan peserta dari berbagai negara.

Gischa kemudian kembali memperkuat kontingen Indonesia pada ASEAN Para Games di Thailand pada Januari 2026.

Dalam kejuaraan tersebut, ia berhasil menambah dua medali emas dari nomor individu dan beregu campuran.

Rangkaian prestasi tersebut menjadi bekal bagi Gischa untuk menghadapi persaingan pada tingkat Asia.

Dua Emas Asian Para Games 2026 di Nagoya

Gischa kembali menunjukkan kemampuannya ketika tampil pada Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Dalam ajang tersebut, ia berhasil meraih dua medali emas dan menambah koleksi penghargaan internasionalnya.

Salah satu tantangan yang dihadapi Gischa di Nagoya adalah persaingan dengan atlet Hong Kong Hiu Lam Yeung.

Hiu Lam merupakan lawan yang sebelumnya hampir selalu mampu mengalahkan Gischa dalam pertemuan mereka.

Persaingan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Gischa dalam menghadapi atlet-atlet unggulan tingkat Asia.

Keberhasilan membawa pulang dua medali emas dari Nagoya melanjutkan tren positif prestasinya setelah tampil di ASEAN Para Games dan Paralimpiade.

Pada Kamis (29/10/2026), Gischa hadir di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta untuk menerima penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto.

Mengenakan jaket biru muda dan topi, Gischa tampak tersenyum di atas kursi roda sambil memperlihatkan dua medali emas yang diraihnya.

Penghargaan tersebut menjadi bagian dari pengakuan atas pencapaiannya dalam mengharumkan nama Indonesia melalui cabang olahraga boccia.

Boccia Jadi Cabang Olahraga Andalan Prestasi Gischa

Boccia merupakan cabang olahraga yang dimainkan dengan menempatkan bola berwarna sedekat mungkin dengan bola sasaran berwarna putih yang disebut jack.

Dalam permainan tersebut, terdapat enam bola merah dan enam bola biru yang digunakan untuk bersaing mendapatkan posisi terdekat dengan bola sasaran.

Ketepatan penempatan bola menjadi bagian penting dalam menentukan hasil pertandingan.

Gischa telah menekuni cabang olahraga tersebut selama empat tahun dan berhasil mencatatkan sejumlah prestasi internasional.

Dari emas ASEAN Para Games 2023 hingga dua emas Asian Para Games 2026, perjalanan Gischa memperlihatkan perkembangan kemampuannya menghadapi persaingan yang semakin tinggi.

Prestasi tersebut turut memperkuat catatan Indonesia dalam cabang olahraga boccia di tingkat Asia dan dunia.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026