
Pantau - Atlet bulu tangkis Indonesia, Jonatan Christie atau Jojo, memutuskan menyumbangkan seluruh bonus pemerintah senilai Rp1,5 miliar yang diterimanya setelah meraih medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 untuk membantu korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
Keputusan tersebut disampaikan Jojo melalui akun media sosialnya di Jakarta, Sabtu, setelah melihat kondisi masyarakat yang terdampak karhutla di sejumlah wilayah Indonesia.
Jojo merupakan salah satu atlet yang meraih medali emas Asian Games 2026 dari nomor beregu putra, dengan bonus pemerintah untuk kategori tersebut mencapai Rp1,5 miliar.
"Ketika saya melihat kondisi saudara-saudara kita yang sedang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, saya merasa ada sesuatu yang perlu saya lakukan," kata Jojo.
Jonatan Christie Rela Lepas Bonus Rp1,5 Miliar demi Membantu Korban Karhutla
Jojo mengungkapkan bahwa keputusan mendonasikan seluruh bonus tersebut muncul setelah dirinya merenungkan perjalanan karier sebagai atlet profesional serta berbagai pencapaian dan penghargaan yang telah diterimanya.
Ia mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih, termasuk penghargaan dari pemerintah atas keberhasilannya membawa pulang medali emas Asian Games 2026.
Namun, rasa syukur tersebut juga membuatnya memikirkan kondisi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan, kehilangan tempat tinggal, dan membutuhkan bantuan akibat kebakaran hutan dan lahan.
Jojo menegaskan bahwa bonus Rp1,5 miliar bukan jumlah kecil bagi dirinya, terlebih sebagai atlet profesional yang harus membiayai sendiri berbagai kebutuhan untuk mengikuti turnamen.
Menurutnya, uang tersebut sebenarnya dapat digunakan untuk membiayai perjalanan dan kebutuhan mengikuti berbagai turnamen bersama tim selama hampir satu tahun.
Meski demikian, Jojo merasa masyarakat yang sedang menghadapi dampak karhutla saat ini lebih membutuhkan bantuan dibandingkan dirinya.
"Tentu itu bukan jumlah yang kecil bagi saya. Tetapi melihat situasi yang dialami saudara-saudara kita, saya merasa bahwa saat ini mereka jauh lebih membutuhkan," katanya.
Keputusan tersebut akhirnya membuat Jojo memilih menyerahkan seluruh bonus yang diterimanya untuk membantu meringankan penderitaan masyarakat terdampak bencana.
Tiga Kondisi Korban Karhutla yang Menggerakkan Hati Jonatan Christie
Jojo mengungkapkan terdapat tiga persoalan utama yang mendorong dirinya menyumbangkan seluruh bonus Asian Games 2026 untuk penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan.
Persoalan pertama adalah kondisi anak-anak yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Ia menaruh perhatian terhadap kesehatan anak-anak yang harus menghadapi dampak pencemaran udara akibat kebakaran tersebut.
Persoalan kedua berkaitan dengan nasib satwa liar yang kehilangan habitat alami setelah kawasan hutan tempat mereka hidup mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Jojo juga menyoroti persoalan ketiga, yakni kebutuhan pemulihan kawasan hutan yang rusak agar lingkungan dan kehidupan di dalamnya dapat kembali pulih.
Ketiga persoalan tersebut menjadi pertimbangan utama Jojo dalam mengambil keputusan untuk mengalokasikan seluruh bonus pemerintah bagi masyarakat dan lingkungan yang terdampak karhutla.
Jojo Berharap Donasinya Membantu Pemulihan Kehidupan dan Lingkungan
Jojo menyadari bahwa bantuan sebesar Rp1,5 miliar yang disumbangkannya tidak akan mampu menyelesaikan seluruh persoalan akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.
Meski demikian, ia berharap dana tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan, terutama mereka yang mengalami dampak langsung dari bencana.
Selain membantu meringankan beban korban, Jojo berharap sumbangannya dapat mendukung upaya pemulihan lingkungan, termasuk kawasan hutan yang mengalami kerusakan dan habitat satwa liar yang terdampak kebakaran.
"Saya berharap ada kehidupan yang bisa kita bantu, ada harapan yang bisa kita tumbuhkan kembali," kata Jojo.
Melalui keputusan tersebut, Jojo mengalokasikan seluruh bonus atas pencapaiannya di Asian Games 2026 untuk membantu masyarakat terdampak karhutla serta mendukung pemulihan kehidupan dan lingkungan.
- Penulis :
- Arian Mesa




