
Pantau - Pemerintah Indonesia pada tahun 1970-an mengembangkan program Kendaraan Bermotor Niaga Serbaguna (KBNS) untuk meningkatkan mobilitas dan infrastruktur transportasi di Indonesia. Toyota Kijang Super dirancang untuk memenuhi kebutuhan ini dengan menawarkan kendaraan yang tangguh, andal, dan terjangkau.
Kijang Super diluncurkan pada tahun 1986 dengan tampilan yang lebih modern. Ini membuat mobil ini lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang semakin modern.
Di Indonesia, Kijang Super dikenal sebagai mobil bandel karena menggunakan mesin 5K dengan kapasitas 1.486 cc, 4 silinder, SOHC, dan Advance Super Response Engine (ASRE) yang membuat mobil ini tangguh dan responsif.
Mobil ini dilengkapi dengan transmisi manual 5 speed yang memudahkan pengemudi untuk mengontrol kecepatan mobil dengan lebih akurat. Seatnya juga dapat menampung hingga 8 orang.
Pajak mobil yang murah membuat Kijang Super menjadi pilihan yang ekonomis bagi banyak pengguna. Toyota Kijang Super memiliki beberapa penyakit yang umum dialami oleh mobil ini, terutama karena usianya yang sudah cukup tua.
Baca juga: Industri Otomotif, Toyota Sebut Segmen Sedan “Sedang Tidak Baik-baik Saja”
Meskipun mesinnya bandel, Kijang Super memiliki beberapa penyakit yang umum dialami oleh mobil ini, terutama karena usianya yang sudah cukup tua.
Lantas apa saja penyakit umum yang sering terjadi pada mobil Kijang Super?
Berikut enam penyakit umum mobil Kijang Super yang sudah Pantau.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (29/8/2024).
Suara Berdencit pada Kaki-Kaki Bagian Depan
Penyakit ini disebabkan oleh swing arm atau bushing yang sudah uzur. Suara berdencit ini dapat terdengar ketika mobil bergerak, terutama saat menginjak gas atau brek.
Putaran Atas Lemah
Kijang Super sering mengalami masalah pada putaran atas, yang dapat menyebabkan mobil menjadi sulit digerakkan saat menanjak atau menghadapi medan yang berat.
Baca juga: Daftar Harga Mobil Toyota dan Jenisnya
Kurangnya Fitur Pengamanan
Kijang Super tidak dilengkapi dengan fitur pengamanan yang lengkap, seperti ABS (Anti-lock Braking System) dan ESP (Electronic Stability Program), yang dapat meningkatkan keamanan pengemudi dan penumpang.
Bantingan Mobil Keras
Mobil ini sering mengalami bantingan keras, terutama saat menghadapi medan yang berbatu-batu. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen mobil.
Banyak Komponen yang Sudah Uzur
Karena usianya yang sudah cukup tua, banyak komponen pada Kijang Super yang sudah uzur dan memerlukan perawatan atau penggantian. Hal ini termasuk karburator, bushing, dan komponen lainnya.
Fitur Peredaman Kabin Buruk
Kijang Super sering mengalami masalah pada fitur peredaman kabin, yang dapat membuat suara luar masuk ke dalam kabin dan membuat pengemudi dan penumpang tidak nyaman.
- Penulis :
- Sofian Faiq






